Panwaslu OKI Ajak Pers dan LSM Awasi Pilkada

KAYUAGUNG, jurnalsumatra.com – Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengharapkan peran serta Pers dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mengawasi berlangsungnya Pemilihan kepala daerah di OKI pada 2018 mendatang, demi terciptanya Pilkada OKI Juni 2018 berlangsung adil dan jujur.

Hal ini dikemukakan, Ketua Panwaslu Kabupaten OKI Muhammad Fahrudin,SH dihadapan Pers dan LSM dalam acara Media Gatering yang digelar di Hotel and Resort Dinesty II, Rabu (6/12/2017).

“Media dan LSM memiliki peranan yang penting, untuk itu marilah bersama-sama mengawasi jalannya Pilkada OKI agar tercipta Pilkada yang aman, lancar, damai dan Demokratis,”ungkap Fahrudin.

Selain itu, Menurut Fahrudin, Media dan LSM juga dapat membantu kita mensosialisasikan peran serta Panwaslu dalam Pilkada OKI kepada masyarakat, antaranya penyebaran informasi yang bersifat fakta dan tidak mendiskriminasi seseorang.

“Perlu diketahui Jenis pelanggaran pemilu ada 3 diantaranya Pelanggaran Administrasi, Pelanggaran Pidana dan Pelanggaran Etika. Maka Panwaslu memiliki tugas dan kewajiban yang agak luas dalam melakukan penanganan sengketa Pilkada,”ujar Fahrudin.

Dijelaskan Fahrudin, Kerawanan yang terbesar dalam Pilkada bisa berkemungkinan terjadi saat pendataan mata pilih, Yakni tidak adanya e KTP atau Suket masyarakat serta kemungkinan lain yang bisa dilakukan Paslon dan timsesnya, termasuk keterlibatan ASN dalam politik praktis.

“Potensi pelanggaran yang akan timbul tersebut sudah termaktub dalam UU 10 tahun 2016, Jadi ASN, Kades tidak boleh melakukan politik praktis karena ada hukum Pidananya,”Cetus Fahrudin.

Sementara itu, Divisi Pencegahan dan hubungan antar lembaga Ikhsan Hamidi menambahkan bahwa sosialisasi yang dilakukan tersebut pada intinya untuk mengajak peran serta media dan LSM dilapangan terkait pelanggaran Pilkada.

“Pengawasan partisipatif ini sangat penting, Oleh karena itu Media dan LSM bisa turut mengawasi. Sehingga diharapkan Pilkada yang akan terselenggara di Kabupaten OKI juni 2018 nanti bisa berlangsung aman dan damai tanpa adanya konflik,”pungkas Ikhsan. (ATA)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × five =