Panwaslu Siap Bersihkan APK Pilgub Salahi Aturan

      Boyolali, jurnalsumatra.com – Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Boyolali siap membersihkan media sosialisai berupa alat peraga kampanye Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018 yang terpasang menyalahi aturan di daerah ini.
“Kami akan membersihkan APK Pilgub 2018 yang kedua kalinya untuk memastikan di wilayah Boyolali benar-benar sesuai aturan,” kata Anggota Bidang Penindakan dan Hubungan Antar-Lembaga Panwaslu Boyolali, Rubiyanto, di Boyolali, Selasa.
Menurut Rubiyanto, pihaknya beberapa waktu lalu menurunkan APK Pilgub Jateng yang menyalahi aturan, tetapi kini masih ada yang tercecer terutama di daerah perdesaan.
Rubiyanto mengatakan kegiatan yang kedua ini akan kembali bekerja sama dengan Satpol PP Boyolali melakukan pembersihan alat peraga yang tidak sesuai aturan.
Selain itu, Panwaslu meminta panitia pengawas kecamatan (panwascam) yang tersebar di 19 kecamatan di Boyolali dapat melakukan pembersihan APK yang masih banyak ditemui d desa-desa. Panwascam akan lebih tahu titik-titiknya APK yang harus dibersihkan di wilayahnya masing-masing.

      Menurut dia, kegaiatan penurunan APK tersebut sesuai Peratuan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4/2017 tentang Alat Peraga Kampanye yang boleh dipasang yakni AKP yang dikeluarkan langsung oleh KPU.
Oleh karena itu, sebelum APK yang resmi dipasang KPU, maka alat peraga ilegal yang masih terpasang dibersihkan terlebih dahulu. Selanjutnya APK dari KPU akan segera dipasang.
Panwaslu sebelumnya sudah berulang kali memperingatkan pimpinan parpol pengusung dan pendukung kedua pasangan calon untuk tidak memang APK. KPU selaku penyelenggara sudah menyiapkan alat sosialisasi itu.
Namun, kata dia, mereka masih ada yang memasang spanduk renteng yang memuat gambar pasangan calon. Meskipun parpol pengusung hanya mengucapkan selamat saja, tetapi hal itu sudah termasuk APK Pilgub.(anjas)

Leave a Reply