Papua Barat Turut Berduka Peristiwa Pengeboman Surabaya

     Sorong, jurnalsumatra.com – Warga Kota Sorong dan Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat melakukan aksi seribu lilin sebagai ungkapan belasungkawa terhadap korban pengeboman bunuh diri yang terjadi pada tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur.
Aksi seribu lilin mengenang korban bom bunuh diri di Surabaya dilakukan warga Kota Sorong, Minggu (13/5) malam, dipusatkan di Taman Domine Eduard Osok Sorong.
Aksi itu dikoordinir persekutuan anggota muda Gereja Kristen Injili Klasis Sorong.
Sedangkan aksi seribu lilin oleh warga Kabupaten Raja Ampat untuk mengenang dan mendoakan korban bom bunuh diri di Surabaya, dipusatkan di kawasan Pantai Waisai Kitorang Cinta (WTC) Minggu malam pula.

Pada aksi seribu lilin di Kabupaten Raja Ampat itu, para pemuda dan warga setempat membawa spanduk besar yang bertuliskan “Tak ada tempat bagimu teroris di dunia ini”.
Menurut Simon, Pemuda GKI Sorong bahwa aksi seribu lilin ini sebagai bentuk keprihatinan serta belasungkawa masyarakat Papua Barat terhadap korban pengeboman bunuh diri di gereja Surabaya.
Dia menegaskan, warga Papua Barat turut berduka atas peristiwa pengeboman bunuh diri yang menimpa saudara-saudara sebangsa dan setanah air terutama umat kristiani di Surabaya.
Pemuda Papua Barat mengutuk keras aksi teror oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab terhadap umat Kristen di Surabaya itu, sebab Indonesia adalah negara yang mencintai kedamaian.
“Kami berharap masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke tidak terprovokasi dengan kasus pengeboman bunuh diri di Surabaya tersebut dan tetap bersatu mencintai kedamaian,” ujarnya lagi.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + 5 =