Paripurna DPRD Sumsel Dihujani Interupsi

Palembang, jurnalsumatra.com – Sidang paripurna XXXIV Lanjutan DPRD Provinsi Sumatera Selatan dengan Agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Terhadap Raperda Provinsi Sumatera Selatan dihujani interupsi.

Hal ini terjadi karena ada silang pendapat sesama anggota DPRD prihal seremoni penandatanganan berita acara, karena pimpinan DPRD Sebanyak empat orang, hanya dipimpin oleh Ketua DPRD Giri Ramanda, sementara tiga pimpinan lainya tidak bisa hadir, Jumat (27/10/2017)

Namun pada akhirnya forum paripurna menyepakati sidang dilanjutkan dengan berapa catatan masukan untuk tata tertib persidangan.

Karena biasanya bila ada ada penandatangan berita acara ketua DPRD menyerahkan palu sidang pada wakil ketua secara sementara, karena Gubernur dan Ketua DPRD menuju altar untuk penandatanganan berita acara.

Namun kali ini ketika keduanya menuju altar berita acara pimpinan sidang DPRD mengalami vacuum of power, hanya dipandu master ceremony sidang.(kek)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 5 =