Pasar Tradisional Ulak lebar Oku Terbengkalai

Baturaja, Jurnalsumatra.com – Penggunanan anggaran untuk pembangunan haruslah tepat kegunaannya, tanpa memperhatikan aspek ini, pembangunan akan terkesan asal jadi tidak dapat dipergunakan, biasanya pembangunan model seperti kuat dugaan mengarah pada iindikasi korupsi.

Pasar tradisional yang dibangun Dinas Perdagangan Kabupaten OKU di Desa Ulak Lebar Kecamatan Ulu Ogan terlihat terbengkalai. Pasar ini sejak berdirinya beberapa tahun lalu hingga saat ini belum difungsikan sama sekali. Lucunya, walaupun belum pernah difungsikan pasar ini sempat mengalami perbaikan (renovasi).

Terbengkalainya pasar menurut keterangan Edwin (35) warga yang berada di sekitar pasar tersebut menjelaskan, terbengkalainya pasar disebabkan tidak adanya akses jalan jembatan yang dapat dilalui menuju lokasi pasar sebab pasar berada ditengah pulau yang dikeleilingi sungai kecil.

“pasar itu sudah lama didirikan, namun dikarenakan tidak adanya jembatan menuju pasar warga dan pedagang enggan untuk berdagang di pasar itu,” kata Edwin, Jum’at (29/11/2019)

Selanjutnya Edwin menjelaskan, pasar tersebut terendam air jika keadaan sungai sedang pasang dan pernah mengalami perbaikan disaat atap bangunan hancur dihantam angin puting beliung.

“disaat air sungai sedang pasang bangunan pasar itu terendam, sehingga tidak mungkin pedagang dan masyarakat untuk beraktifitas berdagang di pasar itu,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten OKU tidak dapat ditemui dikarenakan tidak berada ditempat, hal ini biasa terjadi di Kabupaten OKU disaat hari Jumat hampir seluruh Kepala SKPD meninggalkan kantornya. (rad)