Pasca Pemilu Gelar Deklarasi Damai


Banyuasin, jurnalsumatra.com – Pasca pemilu 2019 bertempat di Guest House Bupati Banyuasin Komplek Perkantoran Jalan Lingkar Sekojo Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin  berlangsung kegiatan deklarasi damai dan berbuka puasa bersama.

Hadir dalam kegiatan ini,  Bupati Banyuasin H Askolani diwakili
H. Slamet  SH ( Wakil Bupati Banyuasin), H. M. Yusuf (Sekertaris Daerah Banyuasin), Letkol Arh Alfian Amran, ST., MT ( Dandim 0430 Banyuasin,   Mayor Arh N Alfarizi (Danyon Arhanud 12/SBP ) AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SIK (Kapolres Banyuasin),  M. Jefri, SH., MH ( Kejari Banyuasin )  Bahrialsyah, S.Si ( Komisioner KPU divisi teknis penyelenggaraan ), H. M Arkan Nurwahidin, MPdi ( Kepala Kemenangan Banyuasin ), M. Mustakim, SPd (Ketua Bawaslu Banyuasin ),  Ardiansyah ( Kepala Kersangpol ) serta Kapolsek  Jajaran & Danramil Se-Banyuasin, Ka.OPD dan Tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat Lebih kurang 60 orang.

Kapolres Banyuasin, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SIK mengatakan,  seperti kita ketahui bersama bahwa kehidupan demokrasi di Indonesia telah memberikan ruang kebebasan bagi masyarakat untuk berserikat berkumpul dan menyampaikan pendapat yang dijamin oleh konstitusi serta diberikan hak-hak politik yang luas untuk terlibat dalam roda pemerintahan.

“Demokrasi ini bisa berjalan dengan baik berkat adanya partisipasi dari seluruh elemen masyarakat.  Partisipasi dari masyarakat yang saya maksud tidak hanya sebatas tentang partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suaranya pada saat pemilihan namun juga tentang bagaimana partisipasi dari seluruh elemen masyarakat didalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya pelaksanaan dan sesudah pelaksanaan Pemilu Pilpres dan Pileg Tahun 2019 di Wilayah  Kabupaten Banyuasin,”katanya.

Pada kesempatan ini Yudhi menyampaikan beberapa pesan yakni,  pertama jaga solidaritas internal hilangkan sikap saling curiga dan saling menyalahkan serta tidak ada kelompok-kelompok yang pada gilirannya dapat merugikan bangsa dan negara banyak isu-isu yang berkembang jangan kita termakan informasi yang belum tentu kebenarannya kondisi ini dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain untuk memecah belah persatuan dan kesatuan.

Kedua,  melaksanakan tugas sesuai dengan peran fungsi dan tanggung jawab masing-masing karena ada hal yang lebih penting yaitu masyarakat mengharapkan kiprah Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam menjaga stabilitas kantibmas guna memberikan kontribusi positif bagi pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lalu ketiga, mari kita saling menghormati hasil pengumuman dan keputusan yang dilakukan oleh KPU RI dalam rangka pilpres dan pileg tahun 2019 dan tidak mudah terprovokasi terhadap isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa khususnya Kabupaten Banyuasin.

Wakil Bupati Banyuasin H Slamet mengatakan,  sesuai amanat formasi penyelenggaraan pemilihan umum presiden dan wakil presiden anggota DPR DPD dan DPRD yang telah dilaksanakan secara berkualitas agar lebih menjamin derajat kompetensi yang sehat partisipasi akuntabilitas dan legistimasi serta memiliki mekanisme pertanggungjawaban yang jelas untuk menjamin pasca pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden anggota DPR, DPD dan DPRD tersebut pemerintah sebagai regulator dan fasilitator tentunya memberikan fasilitas dan dorongan agar pasca pesta demokrasi ini berjalan sukses amanah lancar dan tertib sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui deklarasi damai pasca pemilihan umum ini,  diharapkan agar partai politik peserta pemilu memegang komitmen untuk menjaga ketertiban sopan dan taat hukum hal ini merupakan bentuk dari tanggung jawab kita kedepan masyarakat sehingga pasca Pemilu ini dapat berjalan aman dan damai.

Pada kesempatan ini dilakukan pembacaan deklarasi damai yang diwakili 5 perwakilan dari masing-masing agama. (BIO/BIS)