Pasien Positif COVID-19 Asal Pasaman Barat Meninggal Di RSUP M Djamil

Padang, jurnalsumatra.com – Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Paroman Talu Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, yang meninggal dunia pada 07.20 WIB, Kamis, di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang dinyatakan positif terinfeksi Coronavirus Disease (COVID-19).

  Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP M Djamil Padang Gustavianof di Padang, Kamis, mengatakan jenazah pasien tersebut berjenis kelamin perempuan berusia 50 tahun.

  “Jenazah pasien tersebut sempat dirawat di ruangan isolasi paru sekitar dua hari yang lalu,” kata dia.

  Hasil pemeriksaan swab hidung dan tenggorokan sudah dikirim ke laboratorium kampus Unand Padang, kata dia.

  “Benar. Hasil pemeriksaan tersebut sudah keluar tadi siang sekitar 14.00 WIB, saat jenazah dalam perjalanan ke rumahnya. Dari hasil laboratorium tersebut almarhumah dinyatakan positif COVID-19,” kata dia.

  Jenazah pasien sudah dibawa ke kampungnya untuk dikebumikan di Kabupaten Pasaman Barat.

  “Beliau bukan pasien rujukan dari Pasaman Barat tetapi warga Pasaman Barat yang tinggal di Kota Padang,” katanya.

  Kemudian ia juga mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19, penanganan jenazah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan standar Kementerian Kesehatan dan WHO.

  Ia juga menyebutkan saat ini pasien yang positif terinfeksi COVID-19 di RSUP M Djamil Padang berjumlah enam orang, setelah dua orang meninggal dunia dan satu orang dinyatakan sembuh.

  “Kemudian tiga orang lainnya berstatus PDP,” kata dia.

  Sebelumnya, seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Corona Virus Disease (COVID-19) asal Paroman Talu Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat meninggal dalam perawatan Rumah Sakit M Djamil Padang, Kamis pagi.

  Koordinator Gugus Tugas Corona Virus Disease (COVID-19) Pasamam Barat Edi Busti di Simpang Empat, Kamis, mengakui ada pasien PDP meninggal dunia pada Kamis pagi.

  “Beliau bukan pasien rujukan dari Pasaman Barat tetapi warga Pasaman Barat yang tinggal di Kota Padang,” katanya.

  Pihaknya sudah menginformasikan kepada Kepala Polisi Sektor Talamau dan Camat Talamau untuk menyiapkan proses pemakaman sesuai protokol penguburan COVID-19.

  “Informasinya pasien bukan pelaku perjalanan tetapi lebih lengkapnya tolong hubungi posko COVID-19 di Kota Padang,” sebutnya.

  Menurutnya korban akan langsung diurus oleh Rumah Sakit M Djamil dan akan langsung dibawa ke pekuburan sesuai protap COVID-19.(anjas)