PCNU Kabupaten Kediri belum tentukan sikap soal calon di pilkada

Kediri, jurnalsumatra.com – Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, saat ini masih belum menentukan sikap terkait dengan bakal calon yang akan ikut serta dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, termasuk dukungan untuk Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri Dewi Maria Ulfa.

  “Saya pikir belum ada calon, artinya hari ini masih bakal calon. PCNU belum tentukan arah mau dukung siapa, netral atau bagaimana,” kata Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Kediri KH Muhammad Makmun Mahfud di Kediri, Minggu.

  Ia mengaku bangga jika ada kader dari Nahdlatul Ulama yang ikut serta dalam ajang politik, namun semua juga harus ada prosedurnya.

  “Di NU sangat menjunjung tinggi akhlakul karimah atau unggah ungguh, sehingga kami akan dukung kader asalkan dengan cara yang baik, cara yang benar. Bagaimana bisa ‘Ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso’,” kata dia.

  Ia mengakui ada kader Fatayat NU yang maju dalam Pilkada Kabupaten Kediri. Namun, dirinya sebagai Ketua PCNU Kabupaten Kediri merasa tidak pernah diajak komunikasi terkait dengan pencalonan yang bersangkutan.

  Dirinya mencontohkan, tradisi di NU siapapun yang hendak maju meminta izin. Walaupun dirinya sebagai Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Kediri. Jika hendak maju meminta izin ke Rois Syuriah dan jika disetujui baru akan jalan.

  “Jadi, itulah yang selalu kami lestarikan budaya akhlakul karimah di NU. Kalau dikatakan bahwa ada semacam pamitan, harus izin dulu baru melangkah. Kalau itu (Dewi Maria Ulfa maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Kediri pendamping Hanindhito Himawan Pramono) sepertinya tidak dilakukan,” ujar dia.

  Pilkada Kabupaten Kediri akan digelar pada Desember 2020, serentak dengan daerah lainnya di seluruh Indonesia. Untuk saat ini isu yang muncul adalah calon tunggal.

  Isu calon tunggal mengemuka setelah sejumlah partai memberikan dukungan untuk anak dari Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, yakni Hanindhito Himawan Pramono. Ia bergandengan dengan Dewi Maria Ulfa yang merupakan Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri.

  Namun, partai politik di Kabupaten Kediri tidak keberatan jika nantinya ada calon tunggal. Seperti yang diungkapkan oleh Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri Lutfi Mahmudiono. Menurut dia, calon tunggal sah, karena sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan berdasarkan konstitusional yang membolehkan.

  DPP PDI Perjuangan sebelumnya telah memberikan rekomendasi kepada pasangan Hanindhito-Dewi Ulfa di Pilkada 2020. Selain PDI Perjuangan, partai lain yang juga mendukung antara lain Partai NasDem, PKB, dan PAN, Partai Golkar dan Partai Gerindra.(anjas)