PDIP Usung Petahana Di Pilkada Alor

     Kupang, jurnalsumatra.com – DPP PDI Perjuangan menetapkan pasangan petahana Amon Djobo-Imran Duru (Paket Amin), untuk diusung dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Alor pada Pilkada serentak 2018 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Dengan adanya keputusan untuk mengusung calon petahana yang kini masih menjabat Bupati dan Wakil Bupati Alor, maka PDIP sudah menetapan calon untuk empat daerah di NTT, kata Ketua Desk Pilkada DPD PDIP Nusa Tenggara Timur (NTT), Yunus Takandewa kepada Antara di Kupang, Jumat, terkait calon bupati-wakil bupati.

Sebelumnya DPP PDI Perjuangan menetapkan pasangan petahana Marselinus Y.W. Petu-Haji Jafar untuk diusung dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Ende.

“Hingga akhir pekan ini, pasangan calon bupati-wakil bupati untuk empat kabupaten sudah ditetapkan. Enam kabupaten, termasuk calon gubernur-wakil gubernur masih dalam proses,” katanya.

Sementara calon untuk dua kabupaten yang juga sudah ditetakan adalah Nelson Obet Matara-Bernard Paulus Thomas Wellem Bait, untuk diusung dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Kupang.

Dan pasangan Kornelis Kodi Mete-Christian Taka, untuk diusung dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Pada tahun 2018, ada sepuluh kabupaten di provinsi berbasis kepulauan itu akan menggelar pilkada serentak, termasuk pemilihan gubernur dan wakil Gubernur NTT periode 2018-2013.

Ke-sepuluh kabupaten yang akan menggelar pilkada bersamaan dengan pemilihan gubernur dan wakil gubernur itu adalah Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Sikka, Alor, Ende, Manggarai Timur, Nagekeo, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, dan Rote Ndao.

“Dari sepuluh kabupaten yang akan melaksanakan pilkada serentak pada 2018, DPP sudah menetapkan pasangan calon untuk empat kabupaten yakni Kabupaten Kupang, Sumba Barat Daya dan Ende. Tinggal enam kabupaten,” katanya.

Mengenai koalisi, dia mengatakan, semua partai yang memiliki perwakilan di DPRD tidak memenuhi syarat untuk mengusung calon sendiri dalam pilkada maupun pilgub.

Artinya, harus berkoalisi dan PDI Perjuangan sudah membangun komunikasi dengan sejumlah parpol untuk meloloskan pasangan calon yang sudah ditetapkan.

Dia yakin, PDI Perjuangan akan menemukan mitra koalisi yang cocok untuk mengusung calon bersama.

Khusus untuk Kabupaten Kupang, PDI Perjuangan dengan lima kursi akan berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memiliki dua kursi di DPRD, tambah anggota Komisi V DPRD NTT ini. (anjas)

Kupang, jurnalsumatra.com – DPP PDI Perjuangan menetapkan pasangan petahana Amon Djobo-Imran Duru (Paket Amin), untuk diusung dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Alor pada Pilkada serentak 2018 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Dengan adanya keputusan untuk mengusung calon petahana yang kini masih menjabat Bupati dan Wakil Bupati Alor, maka PDIP sudah menetapan calon untuk empat daerah di NTT, kata Ketua Desk Pilkada DPD PDIP Nusa Tenggara Timur (NTT), Yunus Takandewa kepada Antara di Kupang, Jumat, terkait calon bupati-wakil bupati.

Sebelumnya DPP PDI Perjuangan menetapkan pasangan petahana Marselinus Y.W. Petu-Haji Jafar untuk diusung dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Ende.

“Hingga akhir pekan ini, pasangan calon bupati-wakil bupati untuk empat kabupaten sudah ditetapkan. Enam kabupaten, termasuk calon gubernur-wakil gubernur masih dalam proses,” katanya.

Sementara calon untuk dua kabupaten yang juga sudah ditetakan adalah Nelson Obet Matara-Bernard Paulus Thomas Wellem Bait, untuk diusung dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Kupang.

Dan pasangan Kornelis Kodi Mete-Christian Taka, untuk diusung dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Pada tahun 2018, ada sepuluh kabupaten di provinsi berbasis kepulauan itu akan menggelar pilkada serentak, termasuk pemilihan gubernur dan wakil Gubernur NTT periode 2018-2013.

Ke-sepuluh kabupaten yang akan menggelar pilkada bersamaan dengan pemilihan gubernur dan wakil gubernur itu adalah Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Sikka, Alor, Ende, Manggarai Timur, Nagekeo, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, dan Rote Ndao.

“Dari sepuluh kabupaten yang akan melaksanakan pilkada serentak pada 2018, DPP sudah menetapkan pasangan calon untuk empat kabupaten yakni Kabupaten Kupang, Sumba Barat Daya dan Ende. Tinggal enam kabupaten,” katanya.

Mengenai koalisi, dia mengatakan, semua partai yang memiliki perwakilan di DPRD tidak memenuhi syarat untuk mengusung calon sendiri dalam pilkada maupun pilgub.

Artinya, harus berkoalisi dan PDI Perjuangan sudah membangun komunikasi dengan sejumlah parpol untuk meloloskan pasangan calon yang sudah ditetapkan.

Dia yakin, PDI Perjuangan akan menemukan mitra koalisi yang cocok untuk mengusung calon bersama.

Khusus untuk Kabupaten Kupang, PDI Perjuangan dengan lima kursi akan berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memiliki dua kursi di DPRD, tambah anggota Komisi V DPRD NTT ini. (anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × two =