Pelaku Keprok Kaca Mobil Dituntut 20 Bulan

     Denpasar, jurnalsumatra.com – Sebanyak tujuh terdakwa kasus pencurian uang Rp103 juta dengan modus mengeprok kaca mobil di sejumlah daerah Denpasar, dituntut hukuman selama 20 bulan kurungan penjara.
“Terdakwa Alan Suharda (39), Abasirin (26), Zaidan (28), Yupran (26), Candra (29), Hendra (29) dan Ria Candra (32) terbukti melanggar Pasal 363 Ayat 1 Ke-4 dan ke-5 KUHP jo Pasal 65 Ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” kata Jaksa Penuntut Umum Wayan Erawati dalam sidang di PN Denpasar, Rabu.
Jaksa menilai perbuatan terdakwa telah merugikan saksi korban dan perbuatan ketujuh terdakwa telah merusak citra pariwisata Bali yang menjadi tujuan destinasi wisata dunia akibat kasus pencurian yang meresahkan masyarakat itu.
Perbuatan tujuh terdakwa yang secara berkelompok melakukan aksi pencurian dengan modus keprok kaca mobil target korbannya itu dilakukan pada 25 Januari 2018, Pukul 16.00 Wita di Jalan Dewi Sri, Kabupaten Badung Bali.

Saat itu, ketujuh terdakwa melihat mobil merek Grand Livina dengan Nomor Polisi DK-1196-JC yang sedang terparkir di rumah makan sticke yang telah dibuntuti terdakwa dari bank.
Selanjutnya, terdakwa Abasin mendekati mobil korban dan rekan lainnya melihat situasi sekitar agar terhindar dari amukan masa. Terdakwa Abasin langsung mengkeprok kaca mobil milik Elliot dan mengambil dua buah tas ransel di bawah jok mobil korban dan langsung membawa kabur tas itu.
Selanjutnya, terdakwa Abasin bersama rekannya mencari tepat sepi dan membagi hasil curian itu sebesar Rp1,2 juta dan telepon genggam milik korbannya Elliot Lee.
Aksi keprok kaca mobil, kembali dilakukan ketujuh terdakwa di Jalan Danau Buyan, Sanur, Denpasar, pada 26 Januari 2018 yang melihat sebuah mobil Kijang Inova dengan Nomor Polisi DK-1308-JE yang terparkir didekat money Changer dan berhasil mengambil uang sebesar Rp24 juta di dalam tas ransel milik korban Patrick Mollier.
Selah itu, terdakwa membagikan uang tersebut kepada rekan-rekannya untuk dipergunakan membeli kebutuhan pribadinya. Korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada polisi dan ketujuh pelaku berhasil ditangkap dan mengakui perbuatannya telah mencuri disejumlah tempat dan berhasil mengambil uang korbannya dengan total Rp103 juta.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × four =