Pembangunan Jalan Tebing Bulang – Sungai Dua Diprotes Warga

Muba, jurnalsumatra.com  – Masyarakat Kecamatan Sungai Keruh dan Jirak Jaya kecewa, pasalnya Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Penataan Ruang (PR) Muba membangun jalan Desa Tebing Bulang Kecamatan Sungai Keruh menuju Sungai Dua Kecamatan Jirak Jaya tidak selesai.

Untuk diketahui, Kontrak pembangunan jalan itu selama 82 hari tercatat mulai 07 Oktober – 30 Desember 2019 lalu.

Nilai kontrak Rp 11.7 Miliar bersumber bantuan keuangan Provinsi. Jalan Tebing Bulang – Sungai Dua dikerjakan oleh PT Anugrah Langgeng, dengan nomor kontrak 620/01/SPPKF/APBD-P/BKP/KEC.SK/PU-PR/23 September 2019.

Harapan masyarakat untuk menikmati mulusnya jalan agar arus transportasi satu satunya itu pupus sudah karena mereka menilai proyek itu tidak selesai kini jalan rusak apalagi kalau musim hujan.

Seorang warga mengaku bernama Rahmat mengatakan semestinya proses pembangunan jalan itu sudah selesai kalau pihak kontraktornya cepat dan profesional dalam bekerja, ucapnya.

Kami masyarakat kecil ini lanjut Rahmat, awalnya hanya gembira menyambut pembangunan ini eh selesainya seperti ini jalan becek, percuma hamburkan uang negara belasan Miliar, tegasnya.

Kami berharap kepada Pemerintah agar memilih pihak kontraktor yang Profesional bila dia bermasalah sebaiknya perusahaan ataupun orangnya jangan diberi pekerjaan lagi di Bumi Serasan Sekate ini.

Sementara itu Ketua LSM Pemerhati dan Pemantau Pembangunan Daerah (P3D) Sumatera Selatan (Sumsel) Adie sangat kasihan pada masyarakat Kecamatan Sungai Keruh dan Kecamatan Jirak Jaya sebelumnya berharap akses jalan bagus ternyata tidak sesuai harapan mereka, terangnya.

Berdasarkan informasi yang kami terima pembangunan jalan tersebut menyisahkan sekitar 2 Kilometer lagi.

Kalau menurut kami bila sisa tidak diselesaikan maka perusahaan tersebut harus mengembalikan uang negara tersebut, untuk itu Lanjut Adi timnya akan turun kelapangan sekaligus cek pembayaran proyek tersebut, apabila ada indikasi merugikan keuangan negara maka kami akan melaporkan hal tersebut, tegasnya.

Kami hanya mengharapkan agar pak Dodi Reza Alex harus hati hati memilih rekanan karena menurut kami Bupati sebagai Kepala Daerah harus bertanggung jawab.

Kalau tidak salah terang Adi pihak PU PR Muba telah memutuskan kontrak kontraktor nakal tersebut, saya beri apresiasi langkah tepat yang dilakukan oleh PUPR Muba.

Kepala Dinas PU PR Muba H Herman Mayori ST.MT ketika dikonfirmasikan melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut akan dilanjut ditahun 2020 ini ,”Insya Allah akan dilanjut apalagi pak Bupati pernah berjanji pada suatu acara bahwa tahun 2020 jalan Tebing Bulang Sungai Dua bakal tuntas dibangun,” jelasnya.

Dianggaran induk tambah Herman sudah kita alokasikan dana 1.5 Miliar.(feryk)