Pembangunan RS Pratama Di Sikka Mulai 2019

    Kupang, jurnalsumatra.com-  Pemerintah Kabupaten Sikka menargetkan membangun Rumah Sakit (RS) Pramata non klas pada tahun 2019, guna memberikan pelayanan kepada masyarakat di daerah-daerah yang jauh dari RS.
“Kami targetkan 2019 nanti sudah mulai dibangun. Saat ini pembebasan lahan sedang dikerjakan oleh tim,” kata Bupati  Sikka terpilih, Sikka Fransiskus Roberto Diogo di Kupang, Rabu.
Hal ini disampaikannya saat bertemu dengan sejumlah wartawan di Kupang, guna persiapan mengikuti acara pelantikan bupati yang akan dilakukan oleh Gubernur NTT Viktor B Laiskodat pada Kamis (20/9).
Pihaknya sengaja mulai membangun secara total pada tahun 2019 karena memang disesuaikan dengan anggaran tahun 2019 serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
Ia menjelaskan, bahwa selama ini memang banyak masyarakat yang mengeluh karena kesulitan akan fasilitas kesehatan, mengingat jarak dari rumah ke RS sangat jauh.

      “RS itu nantinya akan kami siapkan semua perlengkapan atau fasilitas lengkap, agar masyarakat yang berobat tidak perlu lagi berobat di RS di Kota Maumere,” tuturnya.
Selain dengan membangun RS Pramata, di awal masa kepemimpinannya dirinya sudah menyiapkan kartu sehat yang diberi nama Kartu Sikka Sehat dalam rangka mendukung kartu indonesia sehat yang sudah menjadi program dari pemerintah Jokowi.
Nantinya mereka yang menerima kartu tersebut, lanjut dia adalah masyarakat yang memang sudah didata dengan syarat masyarakat kurang mampu sehingga nantinya tidak jatuh ke tangan orang lain.
Sama seperti pembangunan RS, untuk Kartu Sikka Sehat pada awal masa kepemimipinannya sudah bisa diedarkan ke masyarakat Sikka.
“Sebab memang usulan perubahan anggaran baru kami ajukan. Sehingga nantinya pada tahun 2019 akan dikerjakan secara total,” tambahnya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × four =