Pemeriksaan Kesehatan Bakal Cagub Sumut Dua Hari

    Medan, jurnalsumatra.com – Pemeriksaan kesehatan tiga pasangan bakal calon gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023 yang dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan, dan berlangsung selama dua hari.
Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan Cagub Sumut dr Ramlan Sitompul SpTHT-KL di Medan, Kamis, mengatakan, pemeriksaan kesehatan tersebut, digelar pada hari ini dan dilanjutkan besok (Jumat, 12/1) di Paviliun Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik.
Pemeriksaan kesehatan pasangan calon gubernur Sumut itu, menurut dia, dimulai sejak pagi hingga sore harinya di rumah sakit milik Kementeriaan Kesehatan (Kemenkes).
“Jadi, pemeriksaan kesehatan pasangan calon gubernur itu, cukup ketat dan berlangsung agak lama, karena banyak yang harus dijalani,” ujar Ramlan.
Ia mengatakan, ketiga pasangan tersebut, yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, JR Saragih-Ance Selian, dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

Pemeriksaan kesehatan itu, ditangani dokter ahli dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumut, Tim Psikologi dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut.
“Ketiga institusi tersebut, dipercaya oleh negara untuk memeriksa kesehatan bakal calon gubernur itu,” ucapnya.
Ramlan menyebutkan, pada pemeriksaan hari pertama ini, yaitu pemeriksaan psikologi, jantung dan Rontgen thorax.
Kemudian, pemeriksaan hari kedua, Jumat (12/1), yakni tes bebas narkoba,pemeriksaan darah, pemeriksaan mata, pendengaran, penciuman, urologi, bedah, dan pemeriksaan penunjang seperti elektrokardiogram (EKG)
“Pemeriksaan kesehatan itu, dilakukan rumah sakit klas A, sesuai dengan ketentuan  Komisi Pemilihan Umum (KPU),” kata Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan.
Untuk pemilihan gubernur Sumut, tiga pasangan bakal calon yang telah mendaftar ke KPU, yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang didukung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, Partai Nasdem dan Partai Hanura.
Kemudian, pasangan JR Saragih-Ance Selian yang didukung Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).
Pasangan Djarot-Sihar didukung Partai PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 2 =