Pemerintah Bangun Lembaga Pembinaan Khusus Anak Wonosari

     Gunung Kidul, jurnalsumatra.com – Pemerintah mulai membangun Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II B Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang diharapkan bisa menampung anak-anak yang terlibat kasus dengan fasilitas yang memadahi.
Kepala LPKA Klas IIB Wonosari Sri Lestari di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan pembangunan LPKA baru ini membutuhkan anggaran Rp7 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017.
“Pembangunan sudah dimulai sejak awal Oktober kemarin, Harapannya tahun depan bisa digunakan,” katanya.
Dia mengatakan nantinya bangunan tersebut bisa menampung 90 anak. Rencananya akan ada tiga pavilion dengan setiap paviliun menampung 30 anak.
“Nanti bentuknya paviliun, jadi bisa menampung total 90 anak,” katanya.
Sri mengatakan pembangunan ini menjawab kebutuhan yang semakin mendesak karena saat ini sudah hampir penuh. Sebab, dari 35 orang kapasitas maksimal, sudah dihuni 30 orang anak dan minim fasilitas.
Bahkan, saat ini LPKA berada di satu lokasi dengan Rutan Klas IIB Wonosari. Meski tidak bercampur, tetapi dari sisi psikologis anak harus dipisahkan dari tahanan dewasa.
Meski meningkat kapasitasnya, tetapi semoga penghuninya semakin sedikit, dan tidak lagi banyak kasus yang melibatkan anak,” katanya.
Kepala Rutan Klas IIB Wonosari Suherdi menambahkan nantinya setelah dioperasikannya LPKA, maka bisa menambah kapsitas rutan yang semula 110 orang bisa meningkat menjadi 145 orang.
“Nantinya bangunan LPKA lama bisa digunakan untuk rutan,” katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + five =