Pemerintah Kota Kupang Latih Kelompok Pemuda Buat Sofa

Kupang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengadakan pelatihan keterampilan membuat sofa sebagai upaya mendorong para pemuda untuk berwirausaha secara mandiri.

  Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man dalam ketika membuka kegiatan pelatihan keterampilan membuat sofa bagi para pemuda di Kota Kupang, Kamis, mengatakan, ada dua persoalan besar di daerah ini yaitu tingginya angka pengangguran dan persoalan sampah plastik.

  “Dua persoalan ini menjadi momok bagi Kota Kupang, sehingga pemerintah terus berupaya untuk mengatasi secara bertahap melalui berbagai kegiatan pelatihan keterampilan bagi masyarakat dan penyediaan fasilitas tempat pembuangan sampah,” kata Hermanus Man.

  Menurut mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang ini, salah satu upaya dilakukan pemerintah dalam mengatatasi pengangguran dengan menggelar pelatihan-pelatihan keterampilan untuk menumbuhkan semangat enterpreneurship bagi para pencari kerja sehingga dapat membuka lapangan kerja baru.

  Wakil Wali Kota Kupang ini mengapresiasi semangat para pemuda untuk mengikuti pelatihan ini membuat kursi sofa yang diselenggarakan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Kupang.

  Dia mengatakan, dalam mencapai hasil usaha yang baik tentu dibutuhkan dukungan keterampilan yang memadai sehingga produk yang dihasilkan bisa diminati para konsumen di pasaran.

  Ia mengatakan, persoalan lain yang dihadapi adalah sampah, termasuk limbah  plastik. Setiap hari terdapat 200 ton sampah yang diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Alak.

  “Untuk mengatasi sampah yang terus meningkat maka telah dicanangkan agar sampah-sampah yang dihasilkan warga Kota Kupang dijadikan sebagai sumber listrik alternatif dengan biaya lebih murah dan mendaur ulang sampah menjadi produk-produk berkualitas,” ujarnya.

  Sementara itu Ketua panitia penyelengara kegiatan Melkianus Siokain mengatakan salah satu Misi Pemerintah Kota Kupang yaitu Kupang Sehat Cerdas yakni mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat, cerdas, berakhlak, profesional dan berdaya saing, serta Kupang Makmur dengan mengembangkan perekonomian Kota Kupang meningkatkan peran swasta.

  Ia mengatakan, pelatihan keterampilan dilakukan agar para pemuda di ibu kota provinsi berbasis kepulauan ini memiliki sumber daya manusia yang memadai, mempunyai jiwa kewirausahaan yang profesional sehingga dapat melihat dan memanfaatkan semua peluang usaha yang ada agar dapat memiliki daya saing yang tinggi dalam mencapai kesejahteraan.

  “Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk kelompok pemuda yang mempunyai kemampuan yang berkualitas dalam usaha ekonomi produktif, mempunyai daya siang yang kuat, mampu menciptakan lapangan kerja yang baru, dan terbentuknya usaha ekonomi produktif yang baru dan berkualitas,” kata Melkianus Siokain.

  Kegiatan pelatihan pembuatan kursi sofa berlangsung selama 16 -18 Oktober 2019 diikuti 55 orang peserta dari 11 kelurahan yaitu Fatubesi, Fontein, Oeba, Pasir Panjang, Liliba, Tuak Daun Merah, Kelapa Lima, Nun Baun Sabu, Nun Baun Delha , Nunhila, dan Nefonaek.(anjas)