Pemkab Akan Peringatkan Kembali Pemilik Karaoke Parangtritis

     Bantul, jurnalsumatra.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menyampaikan peringatan kembali kepada puluhan pemilik tempat karaoke wilayah Parangtritis apabila selama 7 hari mereka mengabaikan peringatan pertama.
“Sudah kami berikan peringatan pertama agar berhenti operasi. Setelah 3 hari belum ada pernyataan, kami akan memberikan peringatan kembali,” kata Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul Jati Bayu Broto di Bantul, Selasa.
Menurut dia, pihaknya telah menyampaikan peringatan pertama terhadap 62 pemilik tempat karaoke kawasan Pantai Parangtritis dan Parangkusumo pada hari Senin (24/10) agar mereka berhenti operasi karena masyarakat mengeluhkan keberadaannya.
“Peringatan kedua sampai pada surat penutupan. Jadi, setelah peringatan pertama minimal 3a hari. Akan tetapi, kami memberikan waktu 7 hari hingga Senin (31/11). Kami berencana akan memberi peringatan lagi, kemudian 3 hari setelah itu penutupan,” katanya.

     Jati mengatakan bahwa peringatan pertama itu sekaligus sebagai sosialisasi agar yang bersangkutan mematuhi aturan.
“Maka, peringatan pertama itu kita sampaikan sebagai bentuk sosialisasi, nanti kalau memang ada pemilik yang keberatan karane punya izin dan lain sebagainya, kami tunggu. Kalau tidak ada, tetap nanti kami tutup,” katanya.
Menurut dia, pemberian surat peringatan kepada pemilik tempat karaoke agar berhenti operasi itu karena aduan masyarakat yang mensinyalir adanya praktik prostitusi dan peredaran minuman keras.
Bahkan, kata dia, keberadaan karaoke Parangtritis disinyalir sebabkan sejumlah keributan antarpengunjung yang dilaporkan ke kepolisian setempat, termasuk kecelakaan lalu lintas di jalur Parangtritis pada pagi hari itu karena pengendara usai minum minuman keras di tempat karaoke.
“Jadi, secara resmi sudah kami berikan peringatan untuk segera menghentikan karaokenya. Selain dampak sosialnya, juga memang dari kajian legalitasnya belum dapat mereka penuhi perizinannya,” katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − 14 =