Pemkab Badung Didorong Optimalkan Pajak Parkir Gedung

     Mangupura, Bali, jurnalsumatra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Badung, Bali, mendorong pemerintah daerah setempat mengoptimalkan perolehan pajak parkir gedung tahun 2018.
“Selama ini pajak parkir gedung belum tergarap maksimal sehingga saya mendorong agar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengoptimalkan raihan pajak ini selain dari Pajak Hotel dan Restoran,” kata Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, di DPRD Badung, Selasa.
Menurut dia, untuk meningkatkan pajak ini Pemkab Badung harus memiliki Perda Pakir Gedung yang tegas. Menurutnya, dewan akan melakukan upaya untuk mendaftarkannya dalam program legislatif daerah (Prolegda) Badung Tahun 2018.
“Kami akan membahas ini segera dan segera diagendakan dalam badan musyawarah (Bamus) karena sifatnya dibutuhkan,” katanya.
Upaya ini dilakukan guna meningkatkan pendapatan Pemkab Badung sehingga program pemerintah daerah yang masuk dalam lima skala prioritas dapat terwujud.

     Lima program skala prioritas itu adalah menjaga ketersediaan pangan, sandang dan papan. Kedua, kesehatan dan pendidikan, ketiga jaminan sosial dan ketenagakerjaan, keempat seni, adat, agama dan budaya, serta kelima pariwisata.
Sementara itu, Kepala Bapenda Badung Made Sutama dihubungi terpisah mengatakan, saat ini pemerintah telah memiliki Perda Nomor 14 Tahun 2011 tentang Pajak Parkir.
“Dalam Perda tersebut sudah menyebutkan mengenai besaran pajak yang ditetapkan, yakni Pasal 6 dalam Perda tersebut menyatakan, tarif pajak parkir ditetapkan sebesar 25 persen dan kami sudah mengacu pada  Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009,” katanya.
Untuk saat ini, pihaknya sedang menyasar objek pajak pusat perbelanjaan yang baru dibuka untuk menggaet pajak parkirnya dan sudah melakukan penjajakan serta kajian kepada pemilik usaha.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 5 =