Pemkab Banjar Raih Pastika Parahita Dari Kemenkes

    Martapura, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, meraih penghargaan Pastika Parahita dari Kementerian Kesehatan atas komitmen dan dukungan terhadap penanggulangan bahaya rokok di wilayahnya.
“Penghargaan ini menjadi salah satu modal kami menerapkan zonasi bebas asap rokok di Kabupaten Banjar,” ujar Sekretaris Daerah Banjar Nasrun Syah di Martapura, Jumat.
Penghargaan yang diserahkan Dirjen Pencegahan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono diterima Sekdakab Banjar Nasrun Syah mewakili Bupati Khalilurrahman di Jakarta, Kamis.
Menurut sekda, penghargaan Pastika Parahita merupakan buah dari komitmen Pemkab Banjar melaksanakan instruksi presiden terkait kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di wilayah setempat.
Dijelaskan, instruksi presiden itu ditindaklanjuti Bupati Banjar dengan menerbitkan peraturan daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) terutama di kawasan perkantoran pemerintahan.
“Kawasan perkantoran pemerintah menjadi contoh KTR dan kita semua patut berbangga karena meraih penghargaan atas kepedulian pada kawasan tanpa asap rokok,” ungkapnya.

     Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah mengatakan, lahirnya Perda tentang KTR adalah murni inisiasi dari Pemkab Banjar dengan menetapkan beberapa wilayah bebas asap rokok.
“Sejumlah tempat terutama fasilitas umum dijadikan kawasan bebas asap rokok termasuk kawasan perkantoran dengan menyediakan fasilitas khusus bagi perokok,” ucapnya.
Ditekankan, penghargaan yang telah diterima akan menjadi pemacu semangat untuk terus bekerja semaksimal mungkin guna lebih meningkatkan kesehatan masyarakat di kabupaten itu.
“Keberhasila meraih penghargaan berkat dukungan seluruh pihak terutama dukungan terhadap penerapan perda yang mengatur kawasan tanpa rokok di sejumlah tempat,” ujarnya.
Sementara itu, Kemenkes RI pada puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun 2018 memberikan tiga jenis penghargaan kepada daerah di seluruh Indonesia.
Kabupaten Banjar menjadi satu dari 62 provinsi/kabupaten/kota karena telah menerapkan perda tentang KTR sehingga berhak menerima penghargaan Pastika Parahita dari Kemenkes RI.(anjas)

Leave a Reply