Pemkab Barut Naikkan Tunjangan Daerah 50 Persen

    Muara Teweh,jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah tahun 2018 menaikkan tunjangan daerah bagi aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah daerah setempat sebesar 50 persen.
“Kenaikan tunjangan daerah ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan ASN di daerah ini,” kata Bupati Barito Utara (Barut) Nadalsyah pada Peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 2017 tingkat kabupaten setempat di Muara Teweh, Kamis.
Menurut Nadalsyah selain itu pemerintah daerah juga sangat memperhatikan kesejahteraan guru baik guru PNS maupun tidak tetap, sehingga pemerintah daerah juga menyetujui kenaikan gaji guru honor di daerah ini.
Untuk itu kata dia, dirinya mengajak para guru, pendidik, dan tenaga Kependidikan untuk mengamalkan jati diri PGRI, melaksanakan kode etik Guru, dan selalu meningkatkan komitmen dan profesionalisme dengan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik.
“Saya ucapkan terima kasih kepada dewan guru yang selama ini telah membaktikan diri dalam mencerdaskan bangsa dan mengharapkan agar dapat meningkatkan kemampuannya melalui uji kompetensi dan kepada semua pengurus PGRI agar dapat meningkatkan kinerjanya,” kata dia.
Bupati Nadalsyah mengatakan bahwa pentingnya PGRI dalam mencerdaskan Kehidupan bangsa sehingga agar pendidik (guru) bisa menjadi sosok inspiratif yakni sosok yang dirindukan tidak hanya murid tetapi semua kalangan masyarakat.
Dimana pendidik menyampaikan ilmu pengetahuan untuk masa depan anak bangsa sehingga tercipta anak didik yang disamping memiliki pengetahuan juga memiliki modal yang baik.
Di samping itu agar uji kompetensi dimanfaatkan sebagai instrumen dalam memetakan kemampuan guru yang hasilnya dimanfaatkan untuk mendesain dan melaksanakan pelatihan sesuai dengan kebutuhan guru dan agar para pengurus PGRI di berbagai tingkatan mulai dari pengurus besar hingga ranting bekerja keras mengawal perjuangan dan aspirasi para Guru.
“Selain itu pendidik dan tenaga kependidikan dalam mewujudkan profesionalisme, kesejahteraan, dan perlindungan dengan santun, elegan, dan bermartabat tanpa membedakan status guru negeri, swasta, Guru di bawah Kementerian Agama maupun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, guru tetap maupun guru tidak tetap,” ujar Nadalsyah.
Sementara Sekretaris Daerah pemkab Barito Utara Jainal Abidin mengatakan kenaikan tunjangan 50 persen ini sesuai kemampuan keuangan daerah dan belanja pegawai yang dianjurkan pemerintah jangan melebihi dari 50 persen APBD.
“Tunjangan daerah ini diberikan kepada 4.080 orang PNS di daerah ini dan untuk dana itu pemerintah daerah mengalokasikan  dalam APBD tahun 2018 sebesar Rp27 miliar,” kata Sekda Jainal.(anjas)

Leave a Reply