Pemkab Biak Salurkan Bantuan Usaha Otsus Papua

    Biak, jurnalsumatra.com – Unit Pelaksana Teknis Loka latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Senin, menyalurkan bantuan modal kerja usaha keterampilan orang asli Papua dari dana otonomi khusus pada tahun ini sebesar Rp94 juta.
Penyerahan bantuan modal kerja keterampilan bengkel masing-masing Rp7 juta untuk kelompok pemuda kepulauan Distrik Orkeri dan Distrik Numfor Timur.
Selain itu, bantuan modal usaha kerja sebesar Rp10 juta untuk kelompok menjahit. Bantuan ini diserahkan Sekretaris Daerah Biak Markus Oktovianus Mansnembra kepada perwakilan pemuda pemudi OAP di Loka Latihan Kerja Usaha Kecil Menengah Biak, Senin.
Sekda Markus Mansmebra berharap program bantuan modal usaha dan peralatan keterampilan sebagai program kerja nyata dari Pemkab Biak Numfor untuk memberdayakan pemuda pemudi orang asli Papua.
“Melalui bantuan modal usaha dan peralatan keterampilan untuk menopang pekerjaan dalam upaya meraih pendapatan kelompok usaha pemuda,” kata Sekda Markus Mansnembra saat menutup acara pelatihan keterampilan kejuruan di LLK UKM BIak.
Ia berharap modal usaha dan bantuan peralatan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan keterampilan diri saat selepas menyelesaikan pelatihan keterampilan kejuruan di LLK UKM Biak.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Iwan Is Mulyanto mengakui sumber bantuan modal usaha dan peralatan kerja bagi OAP berasal dari alokasi dana otsus Papua melalui dokumen pelaksanaan anggaran tahun 2017 UT Loka Latihan Kerja Usaha Kecil Menengah.
“Kepedulian Pemkab Biak Numfor memberikan modal kerja dan bantuan peralatan untuk membuktikan akan keberpihakan kepada orang asli Papua,” ujarnya.
Iwan berharap modal usaha yang diberikan dapat digunakan menopang kegiatan usaha bengkel motor dan keterampilan menjahit.
Ketua Panitia Pelatihan Keterampilan Kejuruan LLK UKM Sulastri Banderan melaporkan sebanyak 96 pemuda pemudi asli orang Papua mengikuti pelatihan keterampilan selama 1 bulan.
“Peserta yang selesai mengikuti keterampilan sudah memiliki keterampilan kerja,” kata Sulastri Banderan.
Ikut menyaksikan penyerahan bantuan modal kerja orang asli Papua, antara lain, Bupati nonaktif Biak Thomas Ondy, Kepala Dinas Tenaga Kerja Biak Iwan Is Mulyanto, Plt. Kepala UPT Loka Latihan Kerja UKM Biak Esti Kbarek, dan para kepala distrik di Biak.(anjas)

Leave a Reply