Pemkab Gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Covid 19

Lahat, jurnalsumatra.com  – Bertempat di Oproom sekretariat Pemerintahan Daerah (Pemkab) Kabupaten Lahat, pada Selasa (07/04/2020) sekitar pukul 09.45 Forkopimda menggelar acara rapat koordinasi penanggulangan Covid 19.

Wakil Bupati H.Haryanto SE MM menegaskan, diharapkan dapat dipatuhui bersama aturan Protokol Kesehatan, agar bisa terhindar dari virus covid-19. Selain itu, Pemkab juga akan menyalurkan bantuan untuk masyarakat Kabupaten Lahat dampak virus covid-19 yang berhak menerima, rencana diadakan 9 bahan pokok.

“Aturan yang ada, apabila keluar dari rumah kita harus pakai masker, disamping itu, kalau ada warga Kabupaten Lahat pulang dari zona merah harus di isolasi mandiri selama 14 hari,” kata Wabup Lahat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Lahat H Haryanto SE MM, Dandim 0405 Lahat Letkol Kav. Sungudi SH MSi, Kapolres Lahat Irwansyah SIK MH CLA, Kajari Lahat Jaka Suparna SH, Ketua Pengadilan Negeri Lahat Yoga Dwi Ariastomo Nugroho SH MH, Ketua DPRD Lahat Fitrisal Homizi ST, Sekda Lahat Januarsyah Hambali SH MM, dan 50 OPD Pemkab Lahat.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK MH CLA menyampaikan, melakukan pemasangan spanduk spanduk terkait informasi tentang virus covid-19 kepada masyarakat. Tidak itu saja, juga telah melakukan sosialisasi ke tokoh tokoh Agama, Pemuda, baik Formil dan Non Formil, himbauan yang menjadi panutan dan didengar oleh masyarakat agar disiplin terhadap himbauan.

“Kami juga telah melakukan patroli dilakukan 2 jam sekali, bentuk sinergi TNI Polri untuk membubarkan masyarakat berkumpul. Kami menghimbau yang sakit atau tidak sakit diwajibkan memakai masker dan jaga jarak efiktip 2 meter, jika situasi darurat maka kami akan melakukan patroli patroli di objek vitan bersama anggota TNI, supaya kegiatan masyarakat berjalan lancar dan kondusif dan mudah mudahan sispam kota ini, dalam pelaksanaannya dibekali gas air mata,” tukas Kapolres Lahat.

Kepala Dinas Kesehatan Ponco Wibowo SKM Mkes mengemukakan, dari sekarang harus memakai masker untuk mencegah covid-19. Untuk kegiatan sosialisasikan bersama sama supaya memakai masker, jaga jarak dan disiplin diharapkan bisa mencegah virus yang ada.

“Kami terus memantau orang yang masuk ke Kabupten Lahat, kepada RT RW ikut memantau isolasi mandiri, kami harapkan partisipasi semua pihak untuk timbul kesadaran mentaati Protokol Kesehatan,” tegas Ponco.

Kadis Sosial Ir.H Harinus MM menerangkan, dampak covid 2019 miskin baru pertanggal 30 maret 2020. Sebanyak 64.927 ribu jiwa. Untuk paket sembako dampak virus covid-19 kabupaten lahat masih di godok paket apa yang akan di bagikan. Data miskin baru ini harus sampai kedesa. Sampai saat ini gubernur sumsel belum tau paket sembakonya apa yang akan di bagikan kepada miskin baru,” imbuhnya.

Kakamenag Drs H Rusdi Jafar mengatakan, bulan ramadhon tetap harus menjalankan ibadah tetapi harus di atur. Buka bersama takbir keliling ditiadakan, karena ini salah satu instrumen keagamanan, untuk mencegah covid 19. Halal bil halal cukup melalui media sosial.

“Perlunya kami sampaikan ibadah sholat jumat, wilayah zona merah sangat di presing. Masjid dekat jalan raya atau di mesjid dipinggir jalan waspada dikarena banyak pengunjung masjid datang dari luar Kabupaten Lahat. Bukan kita melarang orang sholat di masjid kita tapi mencegah covid-19,” pesanya.

Dinas Peridag Lahat Iskandar MSi mengungkapkan, untuk kondisi saat ini untuk Pasar Lematan dan PTM masih Operasi. Kades menutup pasar kalangan, untuk meredam masyarakat ke Pelosok Kabupaten Lahat, para Camat tetap aktip tapi dengan protokol kesehatan.

Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi ST menjelaskan, pada saat ini covid-19 menjadi bencana serius sedunia. Pembatasan sosial skala besar terkait wabah virus corona. Secara kelembangaa menghimbau masyarakat untuk mematuhui petunjuk Protokol Kesehatan. Yang sehat juga menggunakan masker, untuk tetap dirumah, tetap menjaga jarak pysical distancing jangan berkerumun, istriahat yang cukup.

“Kami juga menghimbau saudara saudar kita diperantauan untuk tidak mudik dulu kekabupaten lahat, karena kita tidak tau apa yang akan terjadi, kita sayangi. Untuk pelaku bisnis supaya masyarakat perbankan lesing laksanakan instruksi Presiden. PLN laksanakan jangan sampai masyarakat meredam status keluhan masyarakat Kabupaten Lahat. Untuk perdagang kita masuk panen, tolong dipantau harga, gula, jangan sampai ada oknum yang mencari kesempatan, diisnaker mohon pantau tenaga kerja yang di rumahkan, apa yang jadi haknya dikasikan atau minimal kebutuhan terpenuhi,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Lahat.

Dandim 0405 Lahat Letkol Kav Sungudi SH MSi mengatakan, dengan anggaran yang dilokasikan Pemda harus tepat dan sesuai, himbau Pemerintah setiap masyarakat keluar harus menggunakan masker dan terbatas. Untuk alokasi dari anggaran disarankan untuk membeli masker, kalau bisa berdayakan UKM. Warga pendatang atau pulang kampung, himbauan jangan mudik dulu untuk pencegahan virus covid-19.

“Saran kami Protokol Kesehatan

warga yang datang dari zono merah wajib karantina atau isolasi mandiri. Kalau ODP di karantina Terminal Batai. Jadi orang dari luar datang mengurunkan minat untuk pulang kampung. Ada karantina terbatas, dengan maksud agar orang orang tidak masuk ke Kabupaten Lahat,” imbuh Dandim 0405 Lahat.

Ia menambahkan, gugus tugas ada para medis, anggota Pol PP, TNI dan Polri merupakan garda terdepan, agar mencegah covid 19.diperhatikan oleh Pemda. Khusunya para medis terdepan untuk penaganan covid-19 ini serta tugas Kodim sebagi pembinaan wilayah.

“Untuk kalangan tetap berjalan jangan ditutup di desa-desa, hanya ditekankan protokol kesehatan pencegahan covid-19. Untuk ketersedian pangan kami menghimbau seperti penanaman singkong, jagung, pisang, untuk ketahan pangan diwilayah kita kabupaten lahat. Hasil padi panen bisa diserap pemda bulog agar tidak dijual keluar kabupaten lahat. Diharapkan kerjanya optimal, jaga jarak memakai masker, ditekankan kepada kades agar membuat spanduk himbauan masalah virus yang ada,” terangnya.

Kejari Lahat Jaka Suparna SH MH menguraikan, sesuai inatruksi Presiden dikatikan dengan istruksi Jaksa Agung turut berperan, dalam Citpa Kondisi, dalam kondisi penyebaran corona. Dana penanggulangan covid -19 kabupaten Lahat sebesar 23,5 miliar monggo di eksekusi serta segera laksanakan.

“Kami dukung untuk pencegahan virus covid-19 Asal on the trek (sesuai trek) kami harapkan jangan sampai ada kelangkaan di Kabupaten Lahat ini,” pesan Kajari Lahat.

Ketua Pengadilan Negeri Lahat Yoga D Nugroho SH MH secara lugas mendorong TNI, Polri dan Sat Pol PP untuk tetap melakukan Partroli di wilayah Kabupaten Lahat untuk pencegahan virus ini. Ketersedian sembako mohon untuk tetap menjaga protokol pencegahan covid 19.

“Ada operasi Pasar dan Hukuman kepada para saudara yang melakukan penimbunan. Dihimbau dari Presiden bagi perusahaan agar tidak memutuskan THR karyawannya,” jelas Ketua PN Lahat. (Din)