Pemkab Halmahera Utara Diminta Perluas Layanan Listrik

    Ternate, jurnalsumatra.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut) dan PT PLN diminta memperluas jangkauan pelayanan listrik di daerah itu, terutama di wilayah pulau-palau kecil.
“Banyak pulau kecil di Halmahera Utara yang belum terjangkau layanan listrik sehingga menyulitkan masyarakat setempat,” kata tokoh masyarakat Halmahera Utara, Saiful di Ternate, Kamis.
Di Pulau Tolonuo misalnya, masyarakat di pulau itu terpaksa menggunakan lampu tradisional untuk penerangan pada malam hari, sedangkan kebutuhan es batu untuk pengawetan ikan hasil tangkapan nelayan setempat, harus membelinya ke Tobelo, ibu kota Kabupaten Halmahera Utara.
Ia mengatakan tenaga listrik saat ini tidak hanya dibutuhkan masyarakat untuk penerangan pada malam hari dan menghidupkan peralatan elektronik, tetapi juga untuk kepentingan usaha, misalnya pembuatan es batu yang dibutuhkan masyarakat di pulau-pulau yang umumnya berprofesi sebagai nelayan.

Oleh karena   itu, Pemkab Halmahera Utara dan PT PLN diharapkan tidak hanya memprioritaskan penyediaan layanan listrik di wilayah daratan, tetapi juga di pulau-pulau demi terwujudnya pemerataan pembangunan.
Sementara itu Wakil Bupati Halmahera Utara Muhlis Tapi-Tapi mengatakan pemkab sudah memprogramkan penyediaan layanan listrik di seluruh wilayah Halmahera Utara, termasuk di pulau-pulau melalui program listrik pedesaan.
Pemkab Halmahera Utara terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan PT PLN untuk merealisasikan program itu karena pemkab tidak mungkin bisa menyediakannya sendiri, terutama untuk operasionalnya.
“Sesuai informasi dari PT PLN, pada 2018 ini akan dibangun fasilitas listrik di lima pulau di Halmahera Utara dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Disiel (PLTD) di masing-masing pulau, karena tidak memungkinkan dilayani langsung dari PLTD di Tobelo,” katanya.
Pemkab Halmahera Utara terus pula mendorong PT PLN untuk meningkatkan kapasitas listrik di PLTD Tobelo, agar tidak lagi terjadi pemadaman listrik secara bergilir di daerah itu, sekaligus untuk mendukung pengembangan industri.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × five =