Pemkab Indramayu Wujudkan Sanitasi Sehat Pada 2020

    Indramayu, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu, Jawa Barat, pada tahun 2020 merencanakan harus bisa wujudkan sanitasi sehat dan bebas sampah berbasis pemberdayaan masyarakat.
“Sanitasi tidak bisa dianggap sebagai urusan sepele, urusan sanitasi sama pentingnya dengan urusan-urusan yang lain,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Indramayu, Maman Kostaman di Indramayu, Senin.
Menurutnya pada tahun 2020 nanti semua wilayah yang berada di Kabupaten Indramayu harus bisa mewujudkan sanitasi sehat.
Hal itu, kata Maman sesuai dengan Visi Indramayu Remaja dan misi ke lima yakni memelihara lingkungan hidup yang terkendali dan lestari serta misi ke enam meningkatkan pembangunan prasarana dan sarana wilayah yang merata.
Maman menjelaskan sanitasi sebagai salah satu aspek pembangunan memiliki fungsi penting dalam menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat, karena hal ini berkaitan dengan kesehatan, pola hidup, kondisi lingkungan permukiman, estetika serta kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sanitasi juga merupakan salah satu faktor terpenting dalam mewujudkan layanan yang terkait dengan pengentasan kemiskinan dan peningkatan produktivitas,” tuturnya.
Sementara itu kata Maman, di sisi lain tingkat pencemaran lingkungan semakin tinggi dan adanya keterbatasan daya dukung lingkungan itu sendiri sehingga dampak negatif yang disebabkan oleh kualitas lingkungan juga masih sangat tinggi.
“Ini menuntut sektor sanitasi menjadi salah satu aspek pembangunan yang harus diperhatikan,” ujarnya.
Melalui program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) perencanaan dan pembangunan sanitasi diarahkan pada perencanaan yang komprehensif.
Keterlibatan lintas sektor dalam pembangunan sanitasi dilakukan demi mewujudkan kondisi sanitasi yang lebih baik lagi dalam upaya pencapaian sasaran MDGS.
Sementara itu, berdasarkan tinjauan terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Indramayu 2016 – 2021, kebijakan umum pada urusan perumahan rakyat dan kawasan permukiman diarahkan pada penataan kawasan permukiman penduduk dan infrastruktur penunjang.
Selain itu juga peningkatan cakupan layanan air bersih dan sanitasi lingkungan serta rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Kemudina cakupan layanan drainase perkotaan, peningkatan kelayakan fasilitas umum untuk mendorong aspek perekonomian, lingkungan, kesehatan masyarakat dan sosial budaya serta pengembangan kinerja pengelolaan persampahan.
“Sanitasi hendaknya diamalkan dalam lingkungan masing-masing terutama dimulai dengan lingkungan rumah tangga,” katanya.
“Karena apabila semua rumah tangga mampu melaksanakan ini dengan baik maka Kabupaten Indramayu akan dapat mewujudkan lingkungan kabupaten yang sehat, bersih, asri dan nyaman, karena hal ini selaras dengan semangat yang terkandung dalan Visi Kabupaten Indramayu Remaja,” kata Maman lagi.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 4 =