Pemkab Karawang Tidak Akan Keluarkan Izin Perumahan

    Karawang, jurnalsumatra.com- Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berencana tidak akan mengeluarkan izin untuk pembangunan perumahan menyusul maraknya pembangunan perumahan di daerah tersebut.
“Sangat banyak pengembang perumahan nakal. Saat ini pembangunan perumahan sudah tidak terkontrol,” kata Wakil Bupati setempat Ahmad Zamakhsyari, di Karawang, Kamis.
Atas hal tersebut, Pemkab Karawang memutuskan untuk tidak akan mengeluarkan izin perumahan dalam setahun ini atau hingga 2018 berakhir.
“Distop dulu (pemberian izin perumahan) selama setahun di seluruh titik sekitar Karawang sampai mereka (pengusaha perumahan) mengikuti aturan kita,” kata dia.
Ia menyatakan hal itu, karena selain banyak pengembang perumahan nakal di Karawang yang tidak mematuhi ketentuan yang berlaku, banyak pula perumahan yang dibangun di atas lahan pertanian teknis.
Dinyatakan pula kalau untuk sementara
ini, kebutuhan perumahan di Karawang tidak terlalu tinggi. Sehingga tidak perlu setiap pengajuan izin pembangunan perumahan direalisasikan.
Ia mengatakan, dari 262 pengembang yang membangun perumahan di Karawang hanya 30 pengembang yang melakukan serah terima aset ke Pemkab Karawang. Sisanya kabur.
Para pengembang kabur karena tidak mau membangun fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas sosial (fasum) untuk konsumen.
Menurut dia, cukup banyak pengembang perumahan setelah rumah yang disediakan habis terjual, pengembang langsung kabur tanpa membangun fasos dan fasum. Itu merupakan tanda pengembang nakal.
Pengembang perumahan yang baik, kata dia, seharusnya membangun fasos dan fasum, kemudian diserahterimakan ke pemkab.
“Para pengembang perumahan yang nakal itu kita kumpulkan untuk membuat pernyataan sanggup membangun fasos dan fasum terlebih dahulu sebelum membangun unit rumah,” katanya.(anjas)

Leave a Reply