Pemkab Kotawaringin Timur Apresiasi Banyak Caleg Perempuan

Sampit, Kalteng, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, mengapresiasi cukup banyaknya perempuan yang didaftarkan menjadi calon anggota legislatif (caleg) oleh partai politik, sehingga aspirasi perempuan akan terwakili sesuai harapan.
“Kami bangga karena persentase caleg perempuan di Kotawaringin Timur lebih dari 30 persen. Ini positif karena nanti jika terpilih menjadi anggota dewan, mereka inilah yang lebih banyak memperjuangkan aspirasi perempuan sesuai yang diharapkan,” kata Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur Halikinnor di Sampit, Sabtu.
Data Komisi Pemilihan Umum Kotawaringin Timur, ada sebanyak 529 calon anggota legislatif pemilu 2019 yang masuk dalam daftar calon tetap (DCT) yang ditetapkan pada 20 September lalu. Dari jumlah tersebut, 213 orang atau 40,27 persen merupakan caleg perempuan.
PPP merupakan partai politik yang paling banyak mengusung caleg perempuan yaitu sebanyak 50 persen, yakni 19 orang dari 38 caleg yang mereka daftarkan. Posisi kedua diduduki Partai Persatuan Indonesia dan Partai Demokrat yang sama-sama mencalonkan 42,50 persen caleg perempuan, yaitu 17 orang dari 40 caleg yang didaftarkan.
Disusul Partai Garuda dengan 41,67 persen dengan lima orang caleg perempuan dari total 12 caleg yang mereka daftarkan.
Partai Hanura di posisi berikutnya dengan persentase caleg perempuan sebanyak 41,03 persen, yakni 16 orang caleg perempuan dari total 39 caleg yang didaftarkan.

Berikutnya, ada empat partai politik yang sama-sama mencalonkan 40 persen caleg perempuan namun dengan jumlah caleg berbeda. Partai tersebut adalah Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Solidaritas Indonesia dan Partai Amanat Nasional.
Partai Golkar, Partai Solidaritas Indonesia dan Partai Amanat Nasional mengusung 16 caleg perempuan dari 40 caleg didaftarkan. Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera mengusung sebanyak 14 caleg perempuan dari 35 caleg didaftarkan. Persentasenya sama-sama 40 persen.
Selanjutnya, Partai Berkarya memiliki 38,89 persen caleg perempuan, yaitu 14 orang dari total 36 caleg yang mereka daftarkan.
Setelah itu, ada empat partai yang memiliki caleg perempuan sebanyak 37,50 persen, yakni Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Gerindra, PDI Perjuangan dan Partai Nasdem. Mereka mendaftarkan 15 perempuan dari total 40 caleg yang didaftarkan.
Terakhir adalah Partai Bulan Bintang yang hanya memiliki 33,33 persen caleg perempuan, yaitu sebanyak tiga caleg perempuan dari sembilan caleg yang mereka daftarkan ke KPU Kotawaringin Timur.
“Caleg perempuan tentu lebih mengetahui kebutuhan dan aspirasi kaum perempuan. Kalau banyak yang terpilih, tentu nanti mereka bisa lebih optimal lagi dalam memperjuangkan aspirasi kaum perempuan,” kata Halikinnor.
Banyaknya perempuan yang menjadi caleg, kata Halikinnor, juga menjadi gambaran perwujudan kesetaraan gender di Kotawaringin Timur. Perempuan di daerah ini terus meningkatkan kualitas dan siap bersaing dengan kaum laki-laki, termasuk dalam kancah politik.
Saat ini di DPRD Kotawaringin Timur terdapat sembilan legislator perempuan dari 40 orang anggota dewan setempat hasil pemilu legislatif 2014. Kehadiran mereka tidak hanya mewarnai, tetapi juga berkontribusi terhadap kinerja lembaga wakil rakyat tersebut.(anjas)

Leave a Reply