Pemkab Kupang Perluas Pembangunan Jaringan Air Bersih

    Kupang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Kupang sedang mengkaji kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam penataan sistem jaringan air bersih guna mengatasi krisis air minum yang dihadapi masyarakat ketika daerah ini dilanda kekeringan.
“Pemerintah sedang melakukan kajian secara mendalam untuk melakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT dalam kaitan pengembangan sistem jaringan air bersih guna mengatasi krisis air minum yang selalu melanda masyarakat Kabupaten Kupang,” kata Bupati Kupang, Ayub Titu Eki di Oelamasi, Rabu.
Titu Eki menegaskan hal itu terkait upaya pemerintah daerah  dalam mengatasi krisis air bersih yang melanda masyarakat Kabupaten Kupang ketika memasuki musim kemarau.
Ia mengatakan, pembangunan jaringan air bersih membutuhkan biaya yang besar, sehingga perlu melakukan kerja sama dengan pemerintah NTT dan Pemerintah Pusat karena daerah ini mengalami keterbatasan anggaran dalam membangun sistem jaringan air bersih yang memadai.
“Rencana kerja sama ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kupang, sehingga krisis air bersih yang selalu dihadapi masyarakat segera teratasi sekalipun dilakukan secara bertahap,” tegas Titu Eki.
Selain itu kata Titu Eki, pemerintah sedang mendorong 160 desa penerima dana desa untuk memanfaatkan sebagian dana desa membangun embung guna mengatasi krisis air bersih dialami masyarakat setempat.
“Berbagai upaya dilakukan pemerintah demi mengatasi krisis air bersih dialami masyarakat Kabupaten Kupang. Tahun 2017 Kabupaten Kupang mendapat dana desa Rp128 miliar sehingga bisa digunakan sebagian untuk pembangunan embung,” tegas Titu Eki.
Ia mengatakan, pembangunan embung perlu dilakukan di desa-desa yang tidak memiliki sumber air memadai sehingga kebutuhan air bersih bagi masyarakat terpenuhi.
Pemerintah kata bupati dua periode ini, tidak membangun sumur bor karena membebani masyarakat yang harus menyiapkan dana untuk membeli suku cadang apabila mesin sumur bor mengalami kerusakan, .
“Membangun embung sangat ideal di daerah ini karena biayanya murah dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam waktu yang lama,” tegas Titu Eki.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + 19 =