Pemkab Lebak Dorong Anak-Anak Bersekolah

      Lebak, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Lebak mendorong anak-anak bersekolah dan memiliki pendidikan yang baik guna mendukung percepatan pembangunan di daerah ini.
“Kita jangan sampai warga Lebak menjadi penonton,” kata Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi di Lebak, Minggu.
Selama ini, pembangunan di Kabupaten Lebak berjalan pesat sehingga anak-anak sebagai generasi harus mempersiapkan diri melalui pendidikan.
Apabila, pendidikan masyarakat itu baik tentu pembangunan akan maju dan dinikmati masyarakat.
Sebab, masyarakat sudah mempersiapkan diri dengan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang handal dan berkualitas.
Pembangunan tersebut dipastikan akan diambil alih oleh masyarakat setempat.
Namun, sebaliknya jika pendidikan itu tidak baik dipastikan akan menjadi penonton hingga buruh.
Karena itu, pemerintah daerah mendorong anak-anak harus bersekolah mulai tingkat TK sampai Perguruan Tinggi.

        Bahkan, Kabupaten Lebak menerbitkan peraturan daerah (perda) Nomor 02 tahun 2019 tentang Wajib Pendidikan 12 tahun.
“Kami mendorong seluruh anak-anak usia sekolah wajib mengenyam pendidikan,” katanya menjelaskan.
Menurut dia, saat ini, Kabupaten Lebak menjadi perhatian Presiden Joko Widodo di antaranya pembangunan infrastuktur “double treck” atau jalur ganda Kereta Rel Listrik (KRL) Stasiun Rangkasbitung-Maja dan Waduk Karian yang ditargetkan rampung 2019.
Selain itu juga rencana pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang, jalan Tol Tangsel-Maja dan reaktivasi jalan KA Rangkasbitung-Saketi-Labuan-Bayah.
Bahkan, Kecamatan Maja dijadikan Kota Metropolitan baru dengan menggeliatnya pembangunan perumahaan yang akan menampung jutaan warga DKI Jakarta.
Pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pusat itu dipastikan akan mengubah status sosial masyarakat.
“Kami optimistis warga Lebak siap membangun daerah sendiri dan tidak menjadi penonton karena sudah dipersiapkan  SDM itu,” katanya.(anjas)

Leave a Reply