Pemkab Lebak Sambut Positif Pembangunan Pasar Induk

     Lebak, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, menyambut positif pembangunan pasar induk karena dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah itu.
“Pembangunan pasar induk itu dialokasikan anggaran oleh Pemerintah Provinsi Banten,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Dedi Rahmat di Lebak, Rabu.
Selama ini, kondisi Pasar Rangkasbitung sudah tidak layak karena hampir setiap hari pengunjung saling berdesakan.
Selain itu juga lokasi parkir pasar sudah tidak menampung ribuan kendaraan sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas.
Apalagi, dua hari menjelang Idul Fitri dan Idul Adha pengunjung sulit untuk bergerak.
Mereka pengunjung datang dari berbagai daerah di Kabupaten Lebak juga perbatasan Kabupaten Serang dan Pandeglang.
Karena itu, pemerintah daerah mendukung pembangunan pasar induk tersebut.

“Kami menyediakan lahan pasar induk di Blok Cileweung yang kini masa perizinan Perkebunan Cisalak sudah habis dan menunggu keputusan Kementerian BUMN,” katanya.
Menurut dia, pembangunan pasar induk dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat juga menyerap tenaga kerja di daerah itu.
Begitu juga petani diuntungkan karena produksi komoditas pertanian dan perkebunan ditampung di pasar induk itu.
Selama ini, produksi petani lokal dipasok ke pasar induk Tanah Tinggi Tangerang dan Pasar Induk Kramat Jati Jakarta sehingga mengeluarkan biaya angkut cukup tinggi.
“Kami minta rencana pasar induk itu bisa direalisasikan secepatnya,” katanya.
Anggota DPRD Kabupaten Lebak Muhammad Husen mengatakan pihaknya mendukung pembangunan pasar induk yang akan dibangun Pemprov Banten itu.
Kehadiran pasar induk tentu memberikan fasilitas untuk menampung produksi komoditas lokal, terlebih Lebak dan Pandeglang sebagai daerah lumbung pangan sehingga mampu memasok ribuan ton beras.
“Pembangunan pasar induk sangat layak dan menguntungkan pelaku usaha, termasuk petani,” katanya.(anjas)

Leave a Reply