Pemkab Luncurkan Gerakan Desa Tertib Administrasi Kependudukan

     Langkat, Sumut, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil meluncurkan program Gerakan Desa Tertib Adminstrasi Kependudukan untuk dua kecamatan yaitu Bahorok dan Gebang.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Langkat Metehsa Sitepu, di Stabat, Jumat, menjelaskan dua kecamatan yang menjadi sasaran dari program tersebut berada di Desa Tanjung Lenggang dan Desa Pasar Rawa.
“Gerakan ini nantinya diharapkan akan bisa mempercepat berbagai proses pengurusan administrasi yang diperlukan oleh masyarakat menyangkut kependudukan dan catatan sipil,” katanya.
Petugas yang akan melakukan gerakan program tersebut merupakan “Satgas Desa” yang merupakan perpanjangan tangan, memfasilitasi warga untuk melakukan pelayanan yang berhubungan dengan kependudukan.
Target dari program ini untuk enam bulan kedepan akan menjangkau 10 desa, dan lima tahun kedepan agar urusan adminstrasi di Langkat ini berjalan dengan tertib, bisa menjangkau 277 desa, kata Matehsa.

“Kita menginginkan agar warga Langkat nantinya setelah melakukan perekaman data KTP Elektronik, maka bisa secara online melakukan pengurusan akta kematian, akta kelahiran dan berbagai urusan lainnya,” katanya.
Metehsa menjelaskan hingga sekarang ini yang masih belum rampung perekaman E-KTPnya terdiri dari Kecamatan Sei Bingei 5.364 warga atau 15,93 persen, Kecamatan Batang Serangan 3.392 warga atau 14,29 persen, Kecamatan Padang Tualang 4.731 warga atau 13,96 persen.
Termasuk juga Kecamatan Sei Lepan 4.553 warga atau 13,91 persen, Kecamatan Hinai 4.521 warga atau 13,20 persen, Kecamatan Tanjungpura 5.813 atau 13,11 persen dan Kecamatan Besitang 3.829 warga atau 12,67 persen dari jumlah penduduk yang wajib perekaman E-KTP.
Dijelaskannya, jumlah penduduk Langkat sekarang ini berdasarkan data yang ada pada pihaknya 1.029.550 orang, sedangkan yang sudah terekam E-KTP sebanyak 744.023 orang yang belum terekam sebanyak 74.285 orang, dan wajib KTP sebanyak 763.202 orang.
“Secara keseluruhan perekaman E-KTP sudah mencapai 91 persen hanya tinggal sembilan persen lagi, itulah yang terbanyak di tujuh kecamatan yang ada tadi,” katanya. (anjas)

Leave a Reply