Pemkab Minahasa Daftar 3.169 Honorer Ikut BPJS-TK

     Manado, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa mendaftarkan  pegawai honorer atau non aparatur sipil negara (ASN) dalam lingkup kerjanya ke dalam program jaminan sosial yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan.
“Pemkab Minahasa mendaftarkan non ASN sebanyak 3.169 pegawai dalam program Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja,” kata Kepala BPJS TK Cabang Manado, Tri Candra Kartika, di Manado, Senin.
Mereka adalah pegawai honorer, guru honorer dan pegawai rumah sakit.
“Ke depan, semua tenaga kerja di Pemkab Minahasa akan dilindungi dan menjadi peserta BPJSTK,” kata Tri.
Kebijakan ini sejalan dengan peraturan pemerintah dan undang-undang untuk melindungi semua tenaga kerja, baik yang menerima upah maupun bukan penerima upah.

“Kami tetap melakukan fungsi regulasi dan sosialisasi berkaitan dengan kepesertaan aparatur desa yang tersebar di 15 kabupaten/kota, sehingga apresiasi kepada Pemerintah Provinsi, terutama Pak Gubernur atas dukungannya,” ujarnya.
Kepesertaan aparatur desa non-ASN dalam BPJS Ketenagakerjan merujuk kepada aturan yang dituangkan dalam Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
“Tidak hanya pekerja lintas agama, aparatur desa juga berhak mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Hal ini juga merupakan upaya dari Kemendagri agar seluruh aparat desa mendapatkan kesetaraan perlindungan jaminan sosial seperti halnya ASN,” ucap Tri.
Dari 15 kabupaten dan kota di Sulut, kata Tri, sudah ada beberapa kabupaten yang mendaftarkan aparat desanya, sehingga tinggal beberapa kabupaten dan kota lagi yang belum.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six − six =