Pemkab OI Gelar Diklat Ankep

INDRALAYA, jurnalsumatra.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) Melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) OI Menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Fungsional Analisis Kepegawaian (Ankep), Selasa (23/4/2019).

Kegiatan Pelatihan tersebut digelar di Gedung Serbaguna SMPN 1 Indralaya tersebut dan dibuka oleh Asisten III Drs. H. Lukmansyah yang mewakili Bupati OI HM. Ilyas Panji Alam, dan kegiatan tersebut bertujuan Untuk meningkatkan Profesionalitas para Aparatur Sipil Negara (ASN)

Bupati OI HM Ilyas Panji Alam dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, dalam membangun ASN yang Profesional dan Produktif, setiap Pemerintah Daerah diwajibkan melakukan Analisis Jabatan untuk memperoleh Informasi jabatan yang kemudian disajikan untuk kepentingan program kepegawaian. 

“Perubahan sistem manajemen Sumber Daya Aparatur merupakan salah satu misi Reformasi Birokrasi yang diharapkan akan mampu menciptakan aparatur yang profesional dan berintegritas, yang merupakan salah satu langkah dalam mewujudkan harapan tersebut dengan penyusunan analisis jabatan,” Kata Bupati OI. 

Melalui kegiatan ini, bupati juga menyampaikan bahwa penataan Kelembagaan, Kepegawaian, Ketatalaksanaan dan Pengawasan yang Berbasis Kompetensi dan kinerja dapat dirumuskan informasi jabatan yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan organisasi. 

“Saya harap kepada para peserta agar bersungguh-sungguh mengikuti setiap materi yang disampaikan narasumber, sehingga dapat memahami tugas pokok dan fungsi suatu jabatan,” Paparnya dalam keterangan tertulis yang dibacakan Asisten III Lukmansyah. 

Sementara itu, Kepala BKD OI Drs. Yuliansyah, M.Si melalui Sekretaris Kasman Gani mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan wawasan pengetahuan para ASN dalam bidang peraturan-peraturan kepegawaian, sehingga kedepannya nanti para peserta semakin memahami beban kerja yang ditugaskan. 

“Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai OPD di Lingkungan Pemkab OI, dan kegiatan ini dilaksanakan selama 9 hari, lima hari di kelas, dan 4 hari Observasi lapangan di Provinsi Bangka dengan bobot 90 jam mata pelajaran,” Ujarnya.

Ditambahkannya,”Dari kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memahami aturan-aturan dibidang kepegawaian, membuat SKP dan menghitung analisis jabatan.” Harapnya. (Edi)