Pemkab Pekalongan Rehab 1.708 RTLH Rp19,490 Miliar

     Pekalongan, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada 2018 merehabilitasi 1.708 rumah tidak layak huni dengan total dana senilai Rp19,490 miliar.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa rehabilitasi 1.708 RTLH tersebut akan difokuskan pada rumah milik warga miskin agar mereka dapat menempati hunian yang sehat.
“Masing-masing warga yang rumahnya direhab akan mendapatkan bantuan Rp10 juta hingga Rp15 juta per unit. Kami berpesan uang tersebut jangan digunakan untuk membeli bedak atau rokok,” katanya.
Ia mengatakan pembangunan tidak hanya dilihat dari aspek fisiknya melainkan juga pada nilai-nilai spiritualnya karena tidak semua orang mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Hingga saat ini, kata dia, 39.297 dari 189.977 rumah milik warga setempat masih dalam kondisi tidak layak huni.

“Inilah yang kami selama lima tahun ini berikhtiar supaya jumlah RTLH setiap tahun  berkurang,” katanya.
Dia menjelaskan dana bantuan RTLH Rp15 juta per rumah hanya stimulan sehingga warga masih perlu mencari dana sendiri agar rumahnya dapat lebih baik lagi.
“Kalau diibaratkan kita makan, itu hanya lauk-pauknya saja sedangkan nasinya para penerima bantuan RTLH mencari sendiri. Oleh karena, saya berharap para dermawan berkenan membantu meringankan beban mereka,” katanya.
Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan  Trinanto Agus Maryono mengatakan bantuan sosial RTLH tersebut adalah fasilitasi pemerintah berupa bantuan stimulan untuk pembangunan atau peningkatan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah.
Berdasarkan basis data terpadu (BDT) 2015, jumlah RTLH tercatat 21.956 unit dan hingga 2017 telah dilaksanakan rehab RTLH 3.143 unit.
“Adapun dana rehabilitasi RTLH itu berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui dana alokasi khusus (DAK), APBD Jateng, APBD Kabupaten Pekalongan, CSR Bank Jateng, Dana Desa (DD) minimal dua unit per desa. Adapun pada 2018 direhab 1.708 RTLH,” katanya. (anjas)

Leave a Reply