PEMKAB Peringati Hari Anti Narkotika


OKUTimur, jurnalsumatra.com – Pemerintahan Kabupaten OKU Timur dan Pores OKU Timur mengadakan pelaksanaan upacara Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI pada hari Rabu (26/06/2019)  sekira pukul 07.30 wib depan halaman pemkab OKU Timur.

Selain memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) juga di adakan pemusnahan barang bukti Narkoba jenis sabu seberat 2 kg atau senilai 2 milyar rupiah oleh kepala BBN OKU Timur AKBP
Gendi Marzanto SH, MH di dampingi oleh Kapolres OKU Timur KH Kholid Mawardi S, Sos, Msi dan KASAT Narkoba IPTU Dwi Rio SIK serta undangan tamu lainya.


Kepala BNN OKU Timur  AKBP Gendi Marzanto, SH. MH yang di temui portal ini usai pelaksanaan upacara mengatakan, Hari Anti Narkotika Internasional sebagai bentuk perlawanan dunia terhadap narkotika. “Kita sudah melakukan langkah-langkah pencegahan dengan sumber daya masyarakat, penegakan hukum dan rehabilitasi yang kita berikan obat kepada peguna dengan ketergantungan terhadap narkotika agar pasien tersebut bisa sembuh dan kembali beraktifitas normal ke dalam masyarakat,terangnya ketika ditanya oleh beberapa media yang ada di OKU Timur.

Dalam sambutan Bupati OKU Timur membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang mengatakan Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduk terbesar keempat dunia, dengan wilayah terbentang dari sabang sampai dengan Merauke yang tidak mudah sebagai negara besar dan maju.

Disela kegiatan tersebut Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi memberikan piagam kepada Relawan Anti Narkotika serta melakukan pemusnahan barang bukti sabu sebanyak 2 Kilogram hasil tangkapan Satuan Resersi Narkoba Polres OKU Timur.

Sabu sebanyak 2 Kilogram tersebut didapat dari dua orang diduga kurir yang sengaja datang dari provinsi Aceh untuk mengantarkan barang haram tersebut ke Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan.  Namun sebelum transaksi kejahatan tersebut terlaksana, Kasat Res Narkoba Polres OKU Timur IPTU Dwi Rio A, SIK bersama anggota berhasil menangkap kedua pelaku.  Satu pelaku terpaksa di beri tindakan tegas terukur karena hendak melawan petugas saat dilakaukan upaya penangkapan dan akhirnya menemui ajalnya di ujung timah panas petugas.(iwn)