Pemkab Sangihe Laksanakan Medaseng Di Pulau Terluar

Tahuna, Sulut, jurnalsumatra.com –  Pemerintah Kabupaten Sangihe akan melaksanakan Medaseng, atau program rutin pemerintah setempat dalam menyerap aspirasi masyarakat serta mendekatkan pelayanan di pulau terluar.

  “Medaseng bulan ini dilaksanakan pada tanggal 18 sampai 19 Mei di Matutuang, salah satu pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Filipina,” kata Kepala Bagian Humas Kabupaten Kepulauan Sangihe  Franky Nantingkase di Tahuna, Sangihe, Sulawesi Utara, Rabu (15/5).

  “Melalui program Medaseng, pemerintah daerah bermaksud mendekatkan pelayanan serta menyerap aspirasi masyarakat,” kata dia.

  Rombongan bupati dan pejabat pemerintah daerah berangkat dari Tahuna menuju Pulau Matutuang pada hari Jumat Malam.

  “Dalam rencana, Jumat malam tanggal 17 Mei, rombongan pak bupati berangkat ke Pulau Matutuang menumpang kapal perintis,” kata dia.

  Ia mengatakan, sebelumnya sudah ada tim dari organisasi perangkat daerah yang mendahului guna memberikan pelayanan kepada masyarakat setempat.

  “Sebagian tim dari perangkat daerah diantaranya dinas kependudukan dan dinas Kesehatan sudah berada di Pulau Matutuang untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata dia.

  Pulau Matutuang merupakan bagian dari Kecamatan Kepulauan Marore dan salah satu pulau terluar yang berbatasan langsung dengan wilayah Filipina selatan.

  “Kampung Matutuang merupakan salah satu kepulauan yang berbatasan langsung dengan Filipina dan mata pencaharian masyarakat adalah nelayan,” kata dia.

  Program Medaseng di Pulau Matutuang sebenarnya dijadwalkan bulan April lalu, tapi karena laut bergelombang, sehingga ditunda pelaksanaannya nanti bulan ini, katanya menambahkan.(anjas)