Pemkab Sangihe Tidak Lindungi ASN Korupsi

     Sangihe, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara tidak melindungi oknum aparatur sipil negara di daerah itu yang melakukan tindakan pidana korupsi.
“Kami tidak akan melindungi setiap tindakan korupsi yang dilakukan oleh ASN,” kata Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana di Tahuna, Kamis.
Dia mengatakan bahwa tindakan korupsi yang dilakukan oleh oknum aparatur sipil negara harus dipertanggungjawabkan secara pribadi oleh yang bersangkutan.
“Setiap aparatur sipil negara yang terjerat kasus korupsi harus bertanggung jawab sendiri,” kata dia.
Tindakan korupsi, kata dia, merugikan masyarakat sehingga harus dihilangkan dari setiap penyelenggara negara yang ada di Kepulauan Sangihe.
Sampai saat ini, kata dia, sudah ada beberapa orang aparatur sipil negara di daerah setempat yang diproses secara hukum karena diduga melakukan tindakan yang merugikan keuangan negara itu.

“Sudah ada beberapa orang ASN yang harus berurusan dengan pihak penegak hukum karena melakukan pelanggaran hukum,” kata Bupati Jabes.
Pemerintah daerah, kata dia, tetap konsisten untuk membantu proses pemberantasan korupsi di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Kami tetap konsisten agar korupsi bisa diberantas di Kabupaten Sangihe,” kata dia.
Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa yang terakhir dalam kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh oknum ASN di lingkungan Dinas Pendidikan Sangihe sementara ditangani Kejaksaan Sangihe dengan menetapkan dua orang tersangka.
Dia juga mengimbau kepada semua “kapitalaung” agar tidak melakukan kebijakan yang melanggar aturan dalam mengelola dana desa.
“Kami juga mengimbau kepada setiap ‘kapitalaung’ agar dana desa dikelola dengan benar supaya tidak bermasalah,” kata dia.(anjas)

Leave a Reply