Pemkab Tanah Datar Kosong Dicision Maker

Tanah Datar, Sumbar, jurnalsumatra.com  – Ketua LSM PAKIS Luhak Nan Tuo Sultan Syahril Amga.SH.MH sangat menyayangkan kondisi kekosongan pimpinan daerah di Tanah Datar. Menurut dia ini yang pertama kali terjadi kekosongan di Tanah Datar ( Dicision maker / Pengambil Kebijakan) karena kalau tidak ada bupati harus ada wakil bupati sebab tidsk boleh keduanya meninggalkan daerah harus ada salah satunya.

Hal itu disampaikan St.Syahril Amga kepada jurnalsumatra.com terkait dengan cuty bersamaan Buoati dan wakil bupati serta pelaksana tugas harian dijabat oleh Sekda Tanah Datar.
Disaat Bupati dan wakil Bupati tidak berada di tempat otomatis pimpinan daerah diambil alih oleh sekda (Sekretaris Daerah). Sementara Sekda sendiri sejak Rabu (20/08/2019) juga meninggalkan daerah pergi menghadiri acara MoU antara APKASI dg Bukalapak,pada Rakernas Apkasi di Nusa Dua Convention Centre,(21/8/19) Pulau Bali.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada salah seorang  sespri diruangannya pada kamis sekira pukul 13.00 wib, mengatakan Bapak sekda pergi ke Bali menghadiri acara Mou pemkab Tanah Datar dengan Buka lapak.com disalah satu Hotel Berbintang. Ketika disinggung mengenai mandat selaku PLH Bupati, sespri menyayakan mandst ini telah diserahkan kepada Asisten II EdiSusanto untuk menjalankan roda pemeruntahan daerah.
Untuk memastikan kebenaran mandat tersebut jurnalsumatra.com berusaha menemui Asisten II Edi Susanto usai sholat zhuhur di Mesjid Nurul Amin Pagaryung.

” Mandat memang diberikan kepada saya oleh PLH Bupati tetapi lebih silahkan cek ke BKPSDM” Ujarnya sedikit nyengir kuda.
Salah seorang pejabat senior dilingkup pengkap Tanah Datar yang tidak mau disebutkan namanya mempertanyakan steament Edi Susanto seolah-olah menyepelekan pertanyaan wartawan. ” Masak iya ke BKPSDM ditanyakan padahal dia sendiri bisa menjelaskan”, Ujarnya sedikit heran.
Terkait dengan pernyatan asisten II Edi Susanto mengenai surat mandat St.Syahril Amga menyatakan dia tidak berterus terang dan ttansparansi kepada awak media….(Myt)