Pemkot Kupang Naikan Dana Stimulan Korban Bencana

    Kupang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur akan menambah alokasi dana bantuan stimulan bagi korban bencana alam menyusul terus meningkatnya peristiwa bencana alam yang melanda daerah itu.
“Walikota Kupang, Jefrison Riwu Kore setuju merevisi peraturan walikota Kupang (Perwali) Nomor 5 tahun 2016 tentang penetapan nilai bantuan stimulai bagi korban bencana alam. Bantuan yang diberikan selama ini sangat minim,” kata Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Ade Manafe kepada Antara di Kupang, Senin.
Revisi terhadap Perwali dilakukan menyusul meningkatnya peristiwa bencana alam yang melanda daerah itu sejak November 2017 lalu.
“Berdasarkan catatan BPBD Kota Kupang sejak November 2017 hingga Maret 2018 sudah empat kali bencana alam angin puting beliung menyebabkan sekitar 180 rumah penduduk mengalami kerusakan. Selain itu terjadi tanah longsor,” tegas Ade.

Ia mengatakan, dalam pendistribusian bantuan stimulan terhadap korban bencana alam itu berdasarkan Perwali Nomor 5 tahun 2016 yaitu rumah dengan kerusakan berat mendapat bantuan Rp2,5 juta, rumah dengan kerusakan sedang Rp1 juta, sedangkan rumah dengan kerusakan ringan mendapat bantuan Rp500 ribu.
“Bantuan ini sangat kecil sehingga mendorong Walikota Kupang melakukan revisi terhadap Perwali itu. Dengan revisi maka nilai bantuan pasti ikut naik,” kata Ade.
Ia mengatakan, bantuan stimulan yang dialokasikan melalui APBD II Kota Kupang sangat minim yaitu Rp21 juta, sehingga bantuan yang didistribusikan kepada korban bencana sangat kecil.
“Kita harapkan dengan direvisinya Perwali Nomor 5 tahun 2016 tentang alokasi bantuan stimulan bagi korban bencana maka nilai bantuan stimulan dinaikan. Bantuan bagia korban dengan kerusakan rumah akan naik dari Rp5 juta dari sebelumnya Rp2,5 juta,” kata Ade.(anjas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five − 1 =