Pemkot Sorong Prioritaskan Penyelesaian Infrastruktur

    Sorong, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Sorong,  Provinsi Papua Barat pada Tahun Anggaran 2018 memprioritaskan penyelesaian pembangunan infrastruktur yang hingga saat ini belum tuntas.
Wali Kota Sorong Lambert Jitmau di Sorong, Jumat, mengatakan ada beberapa pembangunan infrastruktur yang perlu diprioritaskan penyelesaiannya pada tahun ini, yaitu Pasar Modern Rufei dan jalan dua jalur Boswesen menuju Rufei.
Selain itu, kata dia, diutamakan pula pembangunan drainase di beberapa titik di Kota Sorong untuk mengatasi permasalahan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Dia mengatakan bahwa pembangunan pasar modern sudah pada tahapan penyelesaian, sedangkan pembangunan jalan dua jalur Boswesen menuju Rufei dalam tahapan ganti rugi tanah masyarakat untuk proses pembangunan.

Dia menjelaskan dalam pembangunan drainase Kota Sorong pemerintah mendatangkan konsultan dari luar kota untuk melakukan kajian pembangunan drainase yang dapat mengatasi banjir.
Konsultan tersebut sedang melakukan kajian dan setelah itu hasil kajian tersebut akan disampaikan kepada pemerintah untuk selanjutnya pembangunan drainase yang dapat menjawab keluhan masyarakat tentang masalah banjir selama ini.
Ia menyampaikan tentang adanya beberapa pembangunan infrastruktur yang diupayakan tuntas pada tahun ini, yakni pembangunan bidang farmasi obat dan pembangunan kawasan industri.
Selain itu, kata dia, ada pula pembangunan infrastruktur berskala besar yang dilakukan oleh pemerintah pusat di Kota Sorong, yakni perpanjangan Dermaga Sorong dan pembangunan kawasan peti kemas seluas lima hektar yang sedang berlangsung.
“Tidak hanya prioritas infrastruktur saja, akan tetapi program pemberdayaan kepada masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 19 =