Pemkot Surabaya Antisipasi Penggunaan Anggaran DD 2019

     Surabaya, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengantisipasi penggunaan anggaran dana desa(DD) untuk kelurahan-kelurahan di Kota Pahlawan, Jatim, yang rencananya akan diberikan pemerintah pusat pada 2019.
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, di Surabaya, Selasa, mengatakan, antisipasi tersebut perlu dilakukan agar para lurah pada saat mendapatkan anggaran seperti DD bisa lebih hati-hati dalam penggunaannya.
“Lurah itu merupakan aparatur sipil negara (ASN), sedangkan kepala desa itu bukan ASN, sehingga pengeluaran keuangannya juga akan berbeda,” katanya.
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya akan mengecek pengelolaannya anggaran DD yang selama ini didapat di pemerintah daerah lain. “Kalau ASN mengeluarkan uang itu pasti ikut pengelolaan keuangan,” ujarnya.

     Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini juga mengingatkan kepada jajarannya apabila nantinya mendapatkan DD, diharapkan tidak terkena permasalahan hukum karena pengelolaan keuangan yang tidak benar.
“Dapat atau tidak DD itu, kita belum tahu. Kalau tidak dapat ya sudah tidak apa-apa, tetapi kalau kita dapat, kan sudah lebih siap dan sudah antisipasi. Kami juga terus melakukan pelatihan kepada para lurah,” katanya.
Untuk itu, kata dia, Pemkot Surabaya pun mempersiapkan para lurahnya dengan mengadakan pelatihan dan juga beberapa tes. Nantinya setiap lurah akan mendapat sertifikat pengelolaan barang dan jasa.
Hanya saja, Risma belum bisa merinci berapa nominal DD yang akan diterima dari pemerintah pusat tersebut. Risma saat ini baru mempelajari   aturan pengelolaan DD oleh para lurah di Surabaya.(anjas)

Leave a Reply