Pemprov Sultra Libatkan KPK Sosialisasi Evaluasi Analisis Jabatan

     Kendari, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kegiatan  sosialisasi penyusunan evaluasi jabatan  berdasarkan analisis jabatan dan beban kerja, di Kendari, Selasa.
Kegiatan ini berlangsung dua hari pada 16-17 Oktober 2018, dibuka oleh Gubernur Ali Mazi dan dihadiri Wagub Sultra, Lukman Abunawas, Ketua Kordinator dan Supervisi Pencegahan Korupsi (korsupgah) KPK RI, Herry Nurdin, serta beberapa kepala daerah di Sultra.
Gubernur mengapresiasi  terlaksananya kegiatan sosialisasi ini karena merupakan bagian dari salah satu program 100 hari kerja pemerintah provinsi Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Ali Mazi dan Lukman Abunawas periode 2018-2023 sejak dilantik 5 September lalu dengan visi “Sultra Emas”.
“Selamat atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi analisis jabatan, karena kegiatan ini di samping merupakan salah satu program 100 hari kerja dan merupakan janji saya kepada masyarakat,” katanya.

Analisis jabatan kata Ali Mazi, menjadi salah satu prioritas reformasi birokrasi  di bidang tata pelaksanaan, yang hasilnya berupa prospek jabatan untuk melakukan berbagai kegiatan di bidang kepegawaian sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang tepat.
“Dan nantinya mampu melahirkan ASN yang dibutuhkan sesuai dengan tupoksi jabatannya,” katanya.
Sementara itu, Herry Nurdin, mengatakan ada empat hal yang didorong oleh KPK RI terkait validasi jabatan yang merujuk pada pertemuan beberapa bulan sebelumnya bersama Mantan Pj Gubernur Sultra Teguh Setyabudi serta seluruh kepala daerah se-Sultra.
“Dari pertemuan itu dirumuskan 8 sektor yang kita dorong dalam pencegahan/penindakan tindak pidana korupsi antara lain sektor kepegawaian, pengadaan barang dan jasa, penganggaran, dana terpadu satu pintu, dana desa, dana aset, dan dana pendapatan daerah,” katanya.
Kepala BKD Sultra, Nur Endang Abbas, melaporkan kegiatan ini mencakup tiga agenda pembahasan yakni penyusunan analisis jabatan (anjab), penyusunan evaluasi jabatan berdasarkan analisis beban kerja, dan diskusi/tanya jawab.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 20 =