Pemprov Sumsel Terus Benahi Pengelolaan Aset

Palembang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus membenahi pengelolaan aset yang dimiliki sehingga keberadaannya semakin terdata dan aman.

“Aset yang dimiliki harus aman sehingga perlu didata secara profesional,” kata Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya di Palembang, Jumat.

Jadi untuk itu harus ada koordinasi serta komunikasi yang baik antarpemerintah kabupaten dan kota terutama dalam pendataan aset yang dimiliki.

Hal ini karena kemungkinan aset pemerintah provinsi masih ada di kabupaten dan kota sehingga itu harus didata.

Memang dalam mengamankan aset tersebut telah dilakukan sebagai upaya menyelesaikan berbagai persoalan perdata dan penyelamatan aset di lingkungan Pemprov Sumsel, dimana Gubernur Sumsel Herman Deru dengan Kepala Kajati Sumsel telah melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Melalui kesepakatan ini maka Pemerintah Provinsi Sumsel dapat membenahi adminsitrasi perjanjian yang berkaitan pihak atau lembaga lain. Terutama masalah perjanjian yang sudah sangat lama seperti halnya soal tapal batas

Bahkan, lanjut dia, diharapkan Pemerintah Kabupaten dan kota serta Pemprov dapat bersatu untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan antar daerah sehingga pengelolaan aset daerah dapat terlaksana dengan baik.

Oleh karena itu pihaknya terus berupaya untuk menertibkan aset daerah yang dimiliki sehingga jumlahnya terdata.

Sebelumnya Gubernur Sumsel mengatakan kelemahan selama ini belum profesionalnya dalam pengelolaan aset daerah.

“Bahkan, sering terjadi saat berpekarah kalah akibat pendataan aset tidak lengkap,” tambahnya.

Sehubungan itu pendataan aset harus lebih baik sehingga harta dan benda yang dimiliki dapat diketahui sekaligus aman,  katanya. (anjas)