Penambang Tewas Tertimpa Batu Napal

Pagaralam. Jurnalsumatra.com – Nasib tragis dialami Tiga (3) warga kerinjing sebagai Penambang tradisional galian C, yang menambang pasir dilokasi Talang sekuat kecamatan Dempo Utara Kota Pagaralam memakan korban 2 orang meninggal dan 1 orang dalam kondisi luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit Besemah senin (13/8/2019) sekitar Jam 12.30 Wib siang tadi. 
Batu napal keras berukuran duakali tedmon air itu tiba-tiba runtuh. Mirlan (45) yang sedang berada di atas ikut jatuh. Sementara Edi Hariadi (35) dan Miki (25) yang berada di bawah tak bisa mengelak.

Kapolres Kota Pagaralam AKBP Trisaksono Pospo Aji SIK Msi melalui Kapolsek Dempo Utara Iptu Wempi Kayadu mengatakan,  ketiga warga RT 01 RW 01 Dusun Kerinjing Kelurahan Agung Lawangan Kecamatan Dempo Utara sontak tertimbun batu bercampur tanah.Edi dan Miki meninggal seketika dengan luka berat di bagian kepala. Adapun Mirlan selamat walau luka di hampir sekujur tubuhnya. Peristiwa ini terjadi Selasa (13/8) sekira pukul 12.15 WIB.
Camat Dempo Utara Arjanggi priatna hutama saat dikonfirmasi midia,” membenarkan ketiganya benar Warga kerinjing Dedi (37) tahun dan Miki (25) tahun tewas akibat longsoran matrial di lokasi penambangan tadisional warga masyarakat, sedangkan Mirlan (50) tahun yang selamat langsung dilarikan ke RSUD Besemah, untuk dilakukan penangan media,” kata dia.

Menurut dia, tiga warga Kerinjing tertibun longsor di Talang Sekuat Desa Kerinjing Kecamatan Dempo Utara berbatasan Kecamatan Tajung Sakti Pumi Kabupaten Lahat.
“Memang ada 2 korban meninggal tertimbun longsor  di lokasi dan 1 dalam keadaan kritis, dengan kondisi luka cukup serius.Kita sudah memberi garis polisi disekitar longsor yang menyebabkan tiga korban jiwa,” kata dia.
Dia mengtakan, korban yang meninggal sekarang telah di bawa ke rumah duka, untuk segera disemayamkan sore ini oleh pihak keluarga, sedangkan yang luka sudah mendapat perawatan tim medis rumah sakit Besemah Kota Pagaralam.
“Lokasi longsor yang menbun 3 warga Kerijing  perbatadan Kerinjing tapi Wilayah Lahat Kecamatan Tanjung Sakti. Kemudian ketiganya ini masih dalam satu keluarga keluarga, sementra yang selamat ayah dari korban,” ujar Wimpi. (Van)