Penambangan Galian C Mukomuko Tidak Rusak Lingkungan

    Mukomuko, jurnalsumatra.com – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan tidak ada lingkungan di Kecamatan Air Rami yang mengalami kerusakan akibat tambang galian C pasir di wilayah tersebut.
“Kami mengizinkan dua usaha tambang galian C pasir itu beroperasi secara manual karena tidak merusak lingkungan,” kata Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko, Fernandi di Mukomuko, Rabu.
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelumnya menutup dua usaha tambang galian C pasir di Kecamatan Air Rami karena keberadaan usaha tersebut mendapat penolakan dari warga, selain lokasinya dekat pemukiman penduduk dan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).
Ia menyatakan, instansinya mengizinkan usaha tambang galian C pasir itu beroperasi menggunakan peralatan manual. Dua usaha itu dilarang menggunakan mesin penyedot pasir.
Berdasarkan pemantauannya sejak dua bulan terakhir, katanya, dua usaha tambang galian c pasir itu beroperasi secara manual.

    Ia mengatakan, instansinya mengizinkan dua tambang galian C pasir itu beroperasi dengan pertimbangan agar tidak menghambat jalannya kegiatan fisik di Kecamatan Pondok Suguh, Air Rami dan Ipuh.
Selain itu, katanya, instansinya memberikan kesempatan kepada pemilik usaha itu untuk melakukan pengelolaan dan pemantauan dampak lingkungan yang tercantum dalam dokumen surat pernyataan pengelolaan Lingkungan (SPPL).
Kemudian pemilik dua usaha tambang galian C pasir itu harus membuat pernyataan, apabila masih terjadi konflik sosial dengan masyarakat, maka pemilik bersedia usahanya ditutup selamanya.
Ia menyatakan, instansinya akan selalu mengawasi aktivitas penambangan pasir di dua tempat usaha tambang galian C pasir di Kecamatan Air Rami.(anjas)

Leave a Reply