Pencabul Anak Dibawah Umur Mendekam di Bui


Muba, Jurnalsumatra.com – Kapolres Musi Banyuasin gelar Press Release kasus pencabulan dan menyetubuhi anak dibawah umur, Selasa (12/2019 pukul 16.00 wib dihalaman Mapolres Muba. 

Ketiga pelaku yang diduga kuat daya togak kurang daya pikir itu (red) yakni, Zuber (60) warga desa Mekar Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Zulkarnain alias Mangyeng (56) warga dusun 1 desa Sukadamai baru trans B5 blok C Kecamatan Sungai Lilin, dan Agung (17) warga perumahan Lilin Asri Jl Palembang Jambi Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti S.E M.M didamping Kasat Reskrim AKP Deli Haris S.H M.H, Kanit PPA IPTU Shisca Agustina S.IK, Paur Humas IPDA Nazarudin Bahar S.E M.Si, menerangkan bahwa “Polres Muba Berhasil mengamankan 3 pelaku tindak pidana kasus pencabulan dan menyetubuhi anak dibawah umur.

Kronologis, berdasarkan dari pengakuan pelaku Zuber dirinya pada hari sabtu (9/3/2019) sekira pukul 10.00 wib didesa Mekar pelaku menyetubuhi korban pada saat korban sedang mandi disungai tiba-tiba pelaku datang menerbab, menutup mulut dan mencekik leher korban menggunakan tangan kemudian pelaku menggulingkan korban yang masih dibawa umur dan menyetubuhinya.Namun kejadian tersebut diketahui oleh salah satu warga. Pelaku sendiri kita tangkap pada hari senin (11/3/2019 sekira pukul 15.30 wib di Kecamatan Jrak Jaya.

Sementara pelaku Zulkarnain alias Mangyeng Tkp desa Srigunung diakhir bulan februari 2019 pukul 11.00 Wib, korban yang saat itu sedang bermain sambil memancing ikan di kolam, tiba-tiba datang pelaku yang juga ingin memancing ikan dikolam tersebut. Setelah pelaku mendapat ikan lalu pelaku memberikan ikan tersebut kepada korban dan beberapa saat setelah memberi ikan kepada korban pelaku menarik tangan korban dan menggulingkan korban di atas kursi yang berada di kolam pemancingan itu, lalu mengikat kedua tangan dan menutup mulut korban menggunakan kain bekas, kemudian pelaku menyetubuhi korban, usai menyetubuhinya pelaku membuka ikatan kedua tangan dan membuka tutup mulut lalu pelaku meninggalkan korban.

Sedangkan pelaku Agung (17) Sekira bulan Februari 2018 di rumah kontrakan korban, Jl.Raya Palembang – Jambi Km.113 Kec.Sungai Lilin, pelaku melakukan tindak pidana pencabulan anak yang dititipkan kepada pelaku dirumah tetangganya, karena saat itu orang tua korban berjualan dipasar. 

Kemudian pelaku melakukan pencabulan terhadap anak korban dengan menggosok-gosok alat kelaminnya menggunakan tangan, pelaku juga tekadang memandikan anak korban.

“Untuk pelaku Agung sendiri kita tangkap di provinsi Bangka (Muntok) pada hari minggu (3/3/2019) oleh kanit PPA dan anggota juga bekerjasama dengan unit reskrim Polsek Muntok.

Ketiganya akan kita terapkan pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) Jo Pasal 76 D UU RI No.35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 82 UU No.35 tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.”tegas kapolres.

Kapolres Muba juga menghimbau “Kepada para orang tua agar lebih ketat lagi dalam menjaga dan mengawasi anak-anak, jangan terlalu mudah percaya kepada orang lain meskipun orang tersebut adalah tetangga atau bahkan keluarga karna dari ketiga pelaku yang kita amankan ini mereka masi ada yang bersaudara jauh dan ada yang bertetangga dengan korban”.

“Sekali lagi kami menghimbau jangan terlalu mudah percaya untuk menitipkan anak kepada orang lain tanpa pengawasan dari pihak orang tua sendiri.”imbaunya. (Rafik elyas)

Leave a Reply