Pendemo di Desa Sukamulya Dipolisikan

Banyuasin, Jurnalsumatra.com – Sobirin Ketua Gerakan Persatuan Pemuda Peduli Sumatera Selatan (GPPSS) menandatangani SPK Polres Banyuasin, tujuannya untuk melaporkan dugaan pelanggaran maklumat Kapolri oleh oknum SG dan DS  yang melakukan aksi Demonstrasi di Desa Suka Mulya, Kecamatan Betung, Banyuasin beberapa waktu lalu.

Sobirin mengatakan, kehadiranya ke Polres Banyuasin guna melaporkan secara tertulis dua oknum yaitu SG dan DS warga Kecamatan Betung.

SG dan DS, dalam hal ini selaku koordinator atau pihak penggalangan massa dan melakukan unjuk rasa. Dengan demikian kedua oknum ini mengabaikan atau melanggar maklumat Kapolri tentang dilarang keras melakukan pengumpulan massa.

“ Diduga terlapor melakukan pelanggaran maklumat Kapolri tahun 2020 tentang melakukan Demonstrasi dan membuat kerumunan massa di tengah Kabupaten Banyuasin masih di landa pandemi Covid-19,” tegasnya, kepada awak media, Selasa (2/6/2020)

Jelas, kata Sabirin, pelanggaran maklumat ini dapat diancam hukuman kurungan satu tahun empat bulan. Karena Kapolri melarang keras untuk melakukan pembatasan sosial.

“ Ditengah Pemerintah dan Kapolri melarang keras untuk melakukan perkumpulan apa lagi melakukan unjuk rasa yang dilakukan SG dan DS. Dengan ini kami meminta Polres Banyuasin untuk melakukan tindakan tegas, sehingga tidak ada lagi aksi unjuk rasa lainya. Segera melakukan pemeriksaan terhadap terlapor dan sanksi,” lugas dia.

GPPSS hadir hari ini memberikan laporan tertulis dan sekaligus melampirkan data – data berkaitan dengan laporan tersebut.

“ Kita sudah melaporkan kasus ini. nanti kami akan datang kembali ke Polres Banyuasin untuk kembali mempertanyakan sejauh mana tindak lanjut dari laporan ini,” kata Sobirin, didampingi Umsiar Selegar selaku Sekretaris GPPSS.

Sementara itu,  Kapolres Banyuasin AKBP Danny A Sianipar melalu  

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ginanjar Alia Sukmana SIk ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“Tetap akan kita laksanakan monitoring,”singkatnya.(BIO)