Penerima Program Keluarga Harapan Barito Utara Bertambah

     Muara Teweh, jurnalsumatra.com – Penerima program keluarga harapan  di Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, tahun 2018  bertambah sebanyak 1.360 keluarga penerima manfaat yang tergolong tidak mampu tersebar di sembilan kecamatan.
“Bertambahnya  penerima program keluarga harapan (PKH) ini sehingga sampai tahun ini jumlahnya mencapai 2.935 PKM, dimana penerima tahun 2017 sebanyak 1.575 orang keluarga penerima manfaat (PKM),” kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Barito Utara, Eveready Noor di Muara Teweh, Jumat.
Menurut Eveready Noor yang akrab dipanggil Fery ini penerima PKH tahun lalu sebanyak 1.575 PKM hanya diberikan para warga di tujuh kecamatan dan tahun ini bertambah hingga diberikan pada warga di sembilan kecamatan.
Dalam pelaksanaan PKH di daerah ini didampingi pendamping 22 orang tersebar di sembilan kecamatan.
“Saat ini petugas yang melakukan pendampingan terkendala curah hujan yang tinggi sehingga akses menuju desa agak terhambat,” katanya.
Fery menjelaskan, pada PKH tahun lalu pada tujuh kecamatan yakni Kecamatan Teweh Tengah, Teweh Baru, Teweh Selatan, Teweh Timur, Gunung Purei, Gunung Timang dan Montallat sedangkan dua kecamatan lainnya Kecamatan Lahei dan Lahei Barat saat itu warganya belum terdaftar sebagai penerima PKH.

     Bantuan PKH ini bisa berupa uang, barang atau jasa  kepada seseorang keluarga, kelompok  atau masyarakat miskin, tidak mampu atau rentan terhadap resiko sosial dengan tujuan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat melalui akses layanan pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial.
“Sasaran  PKH merupakan keluarga miskin dan rentan yang terdaftar  dalam data terpadu program penanganan fakir miskin yang memiliki komponen kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial,” jelas dia.
Dia mengatakan bantuan keseluruhan PKH tahun 2017 sebesar Rp2,9 miliar, dari ribuan warga penerima dana tersebut ada yang menabung langsung pada tahap IV uangnya di Bank Mandiri cabang Muara Teweh sebanyak 185 orang dengan tabungan senilai Rp61 juta lebih dan yang menarik habis dana bantuan tersebut mencapai Rp2,7 miliar.
“Sedangkan yang tidak tersalur karena meninggal dunia, di luar kota atau pindah tempat tinggal, tidak lengkap administrasi dan lainnya ada 55 PKM dengan dana yang tidak tersalur sebesar Rp96,2 juta,” ujar Fery.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five + five =