Pengelola Jakabaring Gelar Festival Rakyat Sambut 2018

    Palembang, jurnalsumatra.com – Perusahaan daerah pengelola kawasan olahraga Jakabaring Palembang akan menggelar Festival Rakyat pada 29-31 Desember 2017 untuk menyambut Tahun Baru 2018.
“Dilaksanakan festival rakyat karena kawasan Jakabaring sudah dikenal sebagai tempat wisata olahraga,” kata Direktur Utama PT Jakabaring Sport City Esti Adnan di Palembang, Rabu.
Dia mengatakan untuk memeriahkan penggantian tahun, pihaknya akan melaksanakan pesta rakyat.
“Pesta rakyat dalam arti kegiatan yang dilaksanakan di kawasan olahraga yang akan menjadi tempat pelaksanaan Asian Games 2018 itu mengutamakan kegiatan untuk warga,” ujar dia.
Menurut dia, hiburan yang dilaksanakan ditujukan untuk menghibur masyarakat terutama warga Kota Palembang.
Namun yang lebih istimewa lagi, menjelang pergantian tahun, pengunjung akan disuguhi festival rakyat yang digelar selama tiga hari berturut-turut di area Plaza cabang olahraga menembak, di samping Danau Jakabaring.

Dalam acara itu pengunjung antara lain akan dimanjakan dengan festival lampion dan pertunjukan musik serta diakhiri dengan festival kembang api pada penghujung pergantian tahun.
Dia mengatakan, pihaknya sekarang ini sudah mempersiapkan diri dalam merayakan penggantian tahun 2017 ke 2018.
Dia mengatakan kawasan olahraga Jakabaring Palembang sekarang ini telah dihiasi pohon Natal dan Sinterklas serta telah ramai dijadikan tempat befoto oleh para pengunjung.
“Lonjakan jumlah pengunjung sudah terasa sejak hari Jumat (22/12) dan akan terjadi puncaknya pada saat perayaan pergantian tahun mendatang,” ujar dia.
Selain itu, kawasan olahraga dikunjungi masyarakat untuk menghabiskan waktu dan berbagi kebahagian bersamal keluarga.
Dia mengatakan untuk masuk area festival, yang dikelola bekerja sama dengan perusahaan Event Organizer, Big Performance, warga dikenakan biaya tiket sebesar Rp30.000.
Sementara masuk pintu gerbang kawasan olahraga Jakabaring Palembang sebagaimana disosialisasikan, pengunjung dikenakan tiket yang murah hanya Rp5.000.
Khusus untuk kendaraan roda dua, Rp10.000 sedangkan untuk roda empat sebesar Rp20.000 dan untuk bus sebesar Rp75.000.
Untuk 2.000 pengunjung pertama mendapat hadiah terompet gratis.
“Penentuan tarif tiket per kepala tentu saja sudah dengan pertimbangan yang matang, mengingat akan banyak pengunjung yang datang berjalan kaki,” tambah dia.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 5 =