Pengelolaan Dana BOS Harus Transparan

MUARAENIM, Sumsel, jurnalsumatra.com – Saat acara Pembukaan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaraenim tahun 2018 supaya digunakan seoptimal dan sebaik mungkin untuk operasional sekolah bukan untuk Bos (Oknum Kepala Sekolah).

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Muaraenim Ahmad Yani yang diwakili oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kabupaten Muaraenim Ibrahim Ilyas di Gedung Diklat UPT Muaraenim, Senin (1/10/2018).

Menurut Ibrahim, Pendidikan dan Pelatihan Pengelolaan Dana BOS adalah merupakan hal penting bagi Pemerintah Daerah dan Sekolah dalam rangka peningkatan pengetahuan bagi pengelola dana BOS sehingga penggunaan dana bantuan tersebut akan tepat sasaran dan tepat guna dalammendukung penyelenggaraan Wajib Belajar Sembilan Tahun secara efektif dan efesien.

Tujuannya, tambah Ibrahim, agar pengelolaan keuangan dana BOS dilaksanakan dengan tertib administrasi, transparan, akuntabel, tepat waktu, serta dapat terhindar dari penyimpangan-penyimpangan.

Dikatakan Ibrahim, Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Dana BOS yang akan saudara ikuti selama enam hari atau 60 Jam Pelajaran, yang berkaitan dengan penerapan kebijakan yang menyangkut manajemen atau administrasi keuangan di sekolah dengan baik.

Sementara, Ketua Penyelenggara Panitia Pendidikan dan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Dana BOS Tahun 2018, Erlandi menerangkan bahwa tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan sikap agar dapat melaksanakan tugas jabatan secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansinya, meningkatkan pemahaman dan kemampuan di bidang manajemen keuangan melalui pengelolaan dana bantuan operasional sekolah dengan baik dan tepat sasaran.

“Sasaran Pendidikan dan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah adalah Kepala SMP/Bendahara Sekolah sebagai Pengelola Dana Bantuan Operasional Sekolah yang diikuti oleh 40 orang peserta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaraenim,” ujarnya

Adapun materi dan metode pelatihan materi Pendidikan dan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah antara lain yaitu Jam Pimpinan, Pengarahan Program, Mekanisme Pelaksanaan Program 808 SMP Tahun 2018,

Kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Bidang Pendidikan, Mekanisme Penyaluran Dana BOS, DAK Fisik, dan APBD, Mekanisme Pengawasan dan Pelaporan Penggunaan Dana BOS, Pedoman Pengelolaan Dana BOS sesuai Permendagri Nomor 62 Tahun 2011.

Sistem Pengelolaan Dana BOS sesuai Permendikbud Nomor 16 Tahun 2016, Revolusi Mental, Dinamika Kelompok, Laporan Pertanggungjawaban Bendaharawan Daerah, Tata Usaha Pembukuan Bendaharawan Daerah, Evaluasi Penggunaan Dana BOS, Perencanaan Pengelolaan Dana BOS, Kebijakan Pemerintah Kabupaten Muaraenim di Bidang Pendidikan, Evaluasi Akhir, Pre Test dan Post Test. (DAFRI. FR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + 1 =