Pengungsi Nduga Dirujuk Ke Jayapura

     Wamena, jurnalsumatra.com – Seorang ibu yang merupakan pengungsi dari Kabupaten Nduga ke Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua telah dirujuk ke Kota Jayapura pada Selasa pagi untuk mendapatkan perawatan akibat sakit kanker payudara yang diderita.
     Koordinator Tim Relawan Pengungsian Nduga, Ence Geong, di Sinakma, Kabupaten Jayawijaya, Selasa, mengatakan pembiayaan dilakukan secara swadaya oleh anggota relawan dan pihak keluarga.
     “Penderita atas nama Anita Gwijangge tidak memiliki surat keterangan satu pun, karena dia mengungsi saat berada di kebun lalu dengar tembakan beruntun, sehingga dia lari pada 4 Desember 2018 dari Distrik Mugi,” katanya.
     Ibu yang sebelumnya tidak mengetahui penyakit yang diderita, melakukan pengobatan secara tradisional.Namun, pengobatan tidak membuahkan hasil sebab kanker yang diderita bertambah parah.
     “Kita tidak mengetahui pasti kapan mulai rasanya (menderita kanker), tetapi menurut keterangan dia, lukanya mulai tanggal belasan ketika di hutan, di mana mulai muncul bintik di payudaranya dan dia pikir bisul, sehingga dia mengobati dengan getah tanaman,” katanya.
     Tim belum mengetahui pasti kondisi terakhir dari Anita, tetapi tim berharap setelah dirujuk, pelayanan yang diterima semakin baik.
     Mereka juga berharap Dinas Kesehatan Nduga mengirim obat-obatan dan petugas ke pusat pengungsian di Jayawijaya.
     “Ada banyak pasien, termasuk salah satu yang kami kirim atau rujuk ke Jayapura. Warga mengirim satu ibu yang harus dirujuk ke Jayapura dalam kondisi darurat, tetapi Dinas Kesehatan Nduga belum terlibat,” ujar Ence.(anjas)

Leave a Reply