Peningkatan Jalan Kertajaya Dikhawatirkan Tak Selesai

Muba, jurnalsumatra.com Warga Desa Kertajaya, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) khawatir proyek peningkatan Jalan corbeton penghubung desa mereka tidak selesai tepat waktu.

Pasalnya sudah diambang tahun 2019, proyek peningkatan Jalan Kertajaya-Tebing Bulang yang dikerjakan CV ALDI SAPUTRA dengan biaya Rp 946. 359.000,00,- bersumberkan dana APBD untuk tahun anggaran 2018 itu baru separuh dikerjakan. Padahal kontrak kerjanya 08 Agustus 2018.

“Disitulah keraguan kami, waktu sudah mendesak pekerjaan belum selesai, itu baru separuh yang dikerjakan, ditambah lagi sekarang ini memasuki musim hujan, kita khawatir jalan itu dikerjakan asal jadi,”Kata Syamsudin (42) warga Kertajaya saat dibincangi wartawan Jurnal Sumatra.com kemarin.

Syamsudin juga mempertanyakan, jenis batu yang digunakan pihak kontraktor,”Pengerasan jalan yang dilakukan pihak kontraktor menggunakan batu 57, bukan agregat, coba telusuri ke PU- PR apa dari RAB nya memang menggunakan batu jenis itu.”Ujarnya.

Senada dikatakan Fadil (38) warga setempat, menurut Fadil peningkatan jalan Kertajaya-Tebing Bulang sering telambat matrial,”Dak karuan, awalnya bekerja papan malnya, jadi terlambat sudah itu matrial. Selain itu pekerja, begini ceritanya karena saya perna bekerja diproyek jalan tersebut.

Upah dalam satu molen itu sebenarnya 1.75000,- namun turun ke kami 4 orang pekerja 75.000,- per molen, rugilah pak karena dalam satu hari dapat 3-4 molen, sehingga pekerja tidak sanggup dan akhirnya upah dinaikan 100,000 per molen, sedangkan sisanya 75.000 ketika ditanya banyak alasan, untuk biaya tidak terduga, untuk desa, untuk aspal, makanya saya mundur.”Ungkapnya.

Sementara  pihak kontraktor menjelaskan, bahwa keterlambatan pengerjaan proyek banyak paktor, “Pekerjaan dimulai bulan 10 akhir, karena terhambat gambar rangka besi dari PU, namun ada juga paktor lain. insya Allah tanggal 25 Desember selesai, ”jelas salah satu pekerja.

Ketika disinggung mengenai lantai kerja, dia mengatakan sesuai RAB pengerasan menggunakan Agregat kelas B. Sedangkan penimbunan beram jalan tidak bisa ia jelaskan. (Rafik Elyas)

Leave a Reply